Jumat, 06 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 184
(Foto: Nurito)
Penataan lahan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, terus dikebut. Hingga saat ini, progres penataan telah mencapai sekitar 60 persen.
"Rampung pada pekan depan"
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur, Dwi Ponangsera mengatakan, proses penataan lahan terus dilakukan meski menghadapi sejumlah kendala, terutama faktor cuaca.
"Kendala utama penataan lahan adalah sering terjadinya hujan deras disertai angin kencang, sehingga pekerjaan terpaksa dihentikan sementara. Namun, jika cuaca cerah, penataan dapat kembali dilanjutkan," ujarnya, Jumat (6/2).
Dwi menjelaskan, kondisi tanah merah yang licin saat hujan menyebabkan akses masuk ke area TPU menjadi sulit dilalui. Akibatnya, truk pengangkut puing bangunan liar yang sudah ditertibkan tidak dapat masuk ke lokasi.
"Meski demikian, kami menargetkan penataan dapat rampung pada pekan depan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menambahkan, seluruh bangunan liar di dalam area TPU Kebon Nanas sudah dibongkar.
"Saat ini, dua unit alat berat masih dioperasikan untuk meratakan lahan dan mengangkut puing-puing bangunan.
Puing bangunan diangkut ke kawasan Rawa Bebek untuk dijadikan urukan lahan," ungkapnya.
Menurutnya, setiap hari sekitar 30 personel gabungan dari unsur Pasukan Hijau dan Pasukan Biru dikerahkan untuk membersihkan material pembongkaran bangunan liar.
"Ada empat unit truk yang dikerahkan untuk proses pengangkutan material," tandasnya.