Selasa, 06 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 257
(Foto: Istimewa)
Sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) dari total 103 KK yang menempati area Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur, direlokasi ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).
"Enam bulan pertama akan digratiskan"
Relokasi warga dilakukan menggunakan dua unit bus sekolah. Sementara itu, perabot rumah tangga warga diangkut dengan 10 truk milik Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur.
Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto mengatakan, 27 KK tersebut bersedia direlokasi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur hanya memfasilitasi proses pemindahan warga beserta barang-barangnya ke Rusunawa Cipinang Besar Selatan maupun Rusunawa Pulo Jahe.
"Kami memberikan batas waktu hingga 12 Januari mendatang. Namun, mereka memilih pindah lebih awal," ujarnya, Selasa (6/1).
Menurutnya, warga menyadari tempat tinggal mereka saat ini tidak layak huni dan menyalahi peruntukan lahan. Sebagian besar warga telah menempati area TPU Kebon Nanas selama 15 hingga 20 tahun.
"Bagi warga ber-KTP DKI Jakarta yang direlokasi ke Rusunawa, pada enam bulan pertama akan digratiskan biaya sewanya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," terangnya.
Menurutnya, Pemkot Jakarta Timur juga memberikan santunan sebesar Rp 500.000 per KK. Selain itu, warga yang direlokasi ke Rusunawa juga menerima bantuan berupa paket sembako, kasur, dan perlengkapan mandi.
"Kami ingin mereka bisa tinggal di tempat yang lebih layak huni dan tidak melanggar aturan," ungkapnya.
Ia menambahkan, apabila seluruh warga telah direlokasi, lahan seluas 3.700 meter persegi yang selama ini diokupasi akan dimanfaatkan untuk perluasan area pemakaman dengan penambahan sekitar 1.000 petak makam.
"Relokasi bagi warga yang belum pindah akan dilakukan secara bertahap hingga batas waktu 12 Januari mendatang," bebernya.
Sementara itu, Camat Jatinegara, Endang Kartika menyampaikan, untuk mendukung proses relokasi dikerahkan dua bus sekolah dan 10 truk milik Sudin Tamhut Jakarta Timur.
"Sebanyak 20 personel Pasukan Oranye serta 25 personel Pasukan Hijau turut dikerahkan membantu proses pengangkutan barang warga," tandasnya.