Rabu, 21 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 176
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu melakukan pengerukan saluran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di zona 2 dan 3, RT 03/05, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Menjaga kelancaran aliran"
Kepala Seksi Air Bersih dan Air Limbah Sudin SDA Kepulauan Seribu, Rezky Arie Pranata mengatakan, pengerukan saluran IPAL bertujuan untuk mencegah terjadinya sumbatan, pendangkalan, serta genangan air yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan permukiman.
"Peningkatan volume air saat hujan membuat saluran menjadi rentan tersumbat. Pengurasan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran sekaligus mencegah genangan di kawasan permukiman," ujarnya, Rabu (21/1).
Rezky menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan sembilan personel Pasukan Biru yang dilengkapi dengan peralatan pendukung. Pengerukan saluran IPAL telah dimulai sejak awal Januari dan dilakukan secara bergantian di setiap RT di wilayah Kelurahan Pulau Panggang.
"Setiap hari petugas dapat mengangkat sekitar 10 hingga 12 karung sedimen lumpur dan sampah yang mengendap di saluran. Jika tidak dibersihkan, endapan tersebut dapat menghambat aliran air dan menurunkan fungsi IPAL," terangnya.
Ia meminta masyarakat agar turut berperan aktif dalam upaya pencegahan genangan dengan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke saluran air maupun ke dalam IPAL.
"Pencegahan banjir dan genangan tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Peran warga sangat penting, dimulai dari kebiasaan sederhana menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 05, Kelurahan Pulau Panggang, Sairan mengapresiasi kinerja jajaran Sudin SDA Kepulauan Seribu yang secara rutin melakukan pembersihan saluran IPAL.
"Sangat bermanfaat bagi warga, terutama saat musim hujan. Saluran menjadi lebih lancar dan lingkungan terasa lebih nyaman," ucapnya.
Ia berharap, kegiatan pembersihan saluran IPAL dapat terus dilakukan secara berkelanjutan serta diiringi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Jika saluran terawat dan warga ikut menjaga kebersihan, risiko genangan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat akan semakin baik," tandasnya.