Selasa, 20 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 228
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 2.200 kacamata gratis dibagikan kepada pelajar di Kepulauan Seribu, saat kegiatan pemeriksaan mata massal di GOR Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Selasa (20/1).
“Proses belajar mengajar harus ditunjang dengan kondisi penglihatan yang sehat,"
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, mengatakan kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis tersebut merupakan hasil kolaborasi pihaknya dengan Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (GAPOPIN).
Menurut Fadjar, program kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kesehatan mata sekaligus menunjang proses belajar anak-anak di wilayah kepulauan.
“Ini menjadi contoh nyata kolaborasi dunia usaha dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya, Selasa (20/1).
Ia menegaskan, program ini sejalan dengan upaya menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“Anak-anak yang hari ini masih bersekolah akan menjadi generasi penerus bangsa. Karena itu, persiapan menuju Indonesia Emas harus dimulai sekarang,” katanya.
Fadjar menambahkan, perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin masif membuat pemeriksaan kesehatan mata menjadi kebutuhan penting, baik bagi pelajar maupun tenaga pendidik.
“Proses belajar mengajar harus ditunjang dengan kondisi penglihatan yang sehat agar hasilnya optimal,” tuturnya.
Ketua Umum GAPOPIN Pusat, Soelianto Rusli menjelaskan, kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis ini telah dilaksanakan di 22 provinsi dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia.
“Awalnya alokasi untuk Kepulauan Seribu sekitar 200 kacamata. Namun melihat tingginya kebutuhan dan antusiasme warga, jumlahnya kami tingkatkan menjadi sekitar 2.200 kacamata,” jelasnya.
Ia menambahkan, program ini difokuskan pada anak usia sekolah karena kesehatan mata sangat berpengaruh terhadap proses belajar dan prestasi.
“Kesehatan penglihatan anak-anak adalah investasi masa depan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat, siswi SDN 02 Pulau Panggang, Alifah (9), mengaku senang mengikuti pemeriksaan mata karena kini mengetahui kondisi penglihatannya.
Ia pun berjanji akan menjaga kesehatan matanya dengan memperbanyak konsumsi makanan sehat dan mengurangi penggunaan gawai agar kondisi matanya tidak semakin memburuk.
“Senang bisa diperiksa dan dapat kacamata. Sekarang jadi lebih jelas kalau belajar,” pungkasnya.