Senin, 19 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 273
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan diberlakukan rekayasa lalu lintas (Lalin) seiring dilakukannya pembangunan jaringan perpipaan air minum PAM Jaya.
"Mulai 15 Januari hingga akhir Juni 2026"
Camat Pesanggrahan, Angga Saputra mengatakan, hari ini bersama jajaran meninjau pekerjaan pembangunan jaringan pipa air untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar serta meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.
Menurutnya, seiring dengan pelaksanaan pembangunan tersebut, pihaknya bersama unsur terkait telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemberlakuan rekayasa lalin di beberapa ruas jalan.
"Proyek ini berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan yang cukup signifikan, terutama pada akses jalan di wilayah Kelurahan Pesanggrahan, Petukangan Selatan, dan sekitarnya," ujarnya, Senin (19/1).
Angga menjelaskan, rekayasa lalin di antaranya diterapkan di Jalan Bintaro Puspita, Jalan Bintaro Permai, Jalan Kodam Bintaro, Jalan Pesanggrahan Indah, serta Jalan Garuda.
Untuk mengantisipasi kemacetan yang serius, lanjut Angga, pihaknya melakukan pengaturan lalin secara intensif, khususnya pada jam-jam krusial pagi dan sore hari.
"Berdasarkan informasi yang kami terima, pengerjaan proyek ini berlangsung mulai 15 Januari hingga akhir Juni 2026," bebernya.
Angga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya kenyamanan dan kelancaran perjalanan selama proses pembangunan berlangsung.
Ia meminta warga untuk bersabar karena proyek tersebut bertujuan meningkatkan kecukupan dan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.
"Saya meminta masyarakat dapat memaklumi adanya pengerjaan proyek ini. Personel di lapangan juga diharapkan dapat bahu-membahu untuk meminimalisir terjadinya kemacetan," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Oktavianus Pasaribu menambahkan, pihaknya mengerahkan sedikitnya empat personel setiap hari untuk mengatur lalin di kedua arah.
"Kami memberlakukan dua sif, pagi dan sore. Bukan hanya petugas kami saja yang bertugas di lapangan, unsur lainnya juga dilibatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melintas," terangnya.
Ia mengimbau para pengguna jalan agar mengikuti arahan petugas di lapangan apabila terjadi kepadatan arus lalin, baik dengan menggunakan jalur alternatif maupun pengaturan lainnya.
"Mudah-mudahan dengan kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan, potensi kemacetan dapat diredam dengan baik," tandasnya.