Sabtu, 17 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 295
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat akan mengerahkan sebanyak 110 personel untuk melakukan rekayasa lalu lintas (Lalin) di kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari mulai akhir Januari hingga pertengahan Februari 2025.
"Kami kerahkan 110 petugas,"
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto mengatakan, rekayasa Lalin diberlakukan untuk pelaksanaan sejumlah kegiatan dalam rangka mendukung Jakarta Kota Sinema sekaligus menyambut Imlek di kawasan Kota Tua.
"Rekayasa Lalin ini akan diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Kota Tua," ujarnya, Sabtu (17/1).
Susilo menjelaskan, personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat akan bertugas di tiga titik ruas jalan. Selain itu, petugas juga ditempatkan di dua venue kegiatan, yakni Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga.
"Kami kerahkan 110 petugas yang terbagi dalam tiga sif, termasuk penempatan petugas pada dua venue, yaitu Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga," terangnya.
Menurutnya, rekayasa Lalin akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan, meliputi Jalan Teh, Jalan Cengkeh, dan Jalan Kunir II Dalam.
Penutupan Jalan Teh akan dilakukan pada 30-31 Januari 2026. Selanjutnya, penutupan Jalan Cengkeh diberlakukan pada 3-7 Februari 2026. Sementara di Jalan Kunir II Dalam akan ditutup pada 26 Februari 2026.
"Untuk Jalan Cengkeh, termasuk penutupan lokasi sementara (Loksem) pedagang pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026," bebernya.
Ia mengimbau kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar mengikuti arahan petugas di lapangan sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.
"Imbauan ini kami sampaikan sejak jauh hari agar para pengendara mengetahui titik-titik yang diberlakukan rekayasa Lalin agar dapat menghindari lokasi ini dan mencari jalur alternatif," tandasnya.