137 Ton Sampah Diangkut dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru

Senin, 19 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 953

Dinas LH angkut sampah dari pesisir tanggul laut Muara Baru

(Foto: Istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu telah mengangkut sebanyak 137 ton sampah dari kawasan pesisir Tanggul Laut Muara Baru, Jakarta Utara. Penanganan ini dilakukan secara intensif sejak Jumat (16/1).

"Penanganan juga didukung berbagai alat bantu,"

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, proses pengangkutan dilakukan secara bertahap dengan peningkatan intensitas setiap harinya.

Pada hari pertama, petugas berhasil mengangkut 35 ton sampah. Jumlah tersebut bertambah 25 ton pada hari kedua, dan meningkat signifikan pada hari ketiga, Minggu (18/1), dengan total 77 ton sampah terangkut.

Ia menyampaikan, pada hari ketiga, penanganan diperkuat dengan mengerahkan 100 petugas kebersihan, 12 unit ponton, tujuh unit truk sampah tipe kecil, enam unit truk tipe besar, dua unit ekskavator, serta dua unit perahu karet.

“Penanganan juga didukung berbagai alat bantu seperti APD, serokan sampah, cangkrang, dan kontainer sampah untuk mempercepat proses pengangkutan,” ujarnya, Senin (19/1).

Asep menjelaskan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menerapkan metode khusus berupa pemasangan sekatan dari material High-Density Polyethylene (HDPE) dan bambu.

Sekatan ini berfungsi menahan pergerakan sampah agar tidak menyebar ke perairan yang lebih luas, sekaligus mempermudah proses pengumpulan dan pemuatan ke armada angkut.

Ke depan, pihaknya akan memperkuat sekatan secara lebih permanen di seluruh zona serta menyiapkan armada cadangan, terutama saat terjadi hujan.

“Target kami, sterilisasi kawasan Muara Baru dapat diselesaikan dalam lima hari, dengan total sampah terangkut diperkirakan melebihi 200 ton sejak hari pertama penanganan,” katanya.

Asep juga mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke badan air dan kawasan pesisir.

Menurutnya, sampah yang masuk ke laut dan saluran air tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga memperberat upaya penanganan serta berpotensi menimbulkan dampak lanjutan.

“Menjaga kebersihan perairan adalah tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberlanjutan lingkungan pesisir Jakarta,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Personel Dinas LH angkut sampah sisa banjir di aliran sungai

1.790 Pasukan Oranye Siaga Tangani Sampah Dampak Banjir

Kamis, 15 Januari 2026 1077

Petugas melakukan pengangkutan Sampah Pasca Perayaan Malam Tahun Baru

Dinas LH Angkut 91,41 Ton Sampah Sisa Malam Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 1440

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto

Pemprov DKI Komitmen Tingkatkan Perlindungan Lingkungan dan Ketahanan Iklim

Jumat, 19 Desember 2025 1285

BERITA POPULER
Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3755

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2658

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1358

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1368

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1453

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks