Kamis, 15 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 181
(Foto: Istimewa)
Sebanyak 45 personel gabungan melaksanakan kerja bakti di Jalan Arteri RW 26, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Jaga Jakarta untuk mencegah terjadinya genangan.
"Saluran air dapat berfungsi"
Lurah Pegangsaan Dua, Sarmudi mengatakan, kerja bakti lintas unsur ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, tertata, dan terbebas dari risiko banjir. Untuk itu, kegiatan difokuskan pada pembuatan tali air, perbaikan level jalan, serta pengurasan dan penataan saluran air.
"Kerja bakti ini merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur di wilayah kecamatan. Kami ingin memastikan saluran air dapat berfungsi secara optimal dan kondisi jalan menjadi lebih rapi," ujarnya, Kamis (15/1).
Sarmudi menjelaskan, kegiatan ini melibatkan Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Kelapa Gading, Suku Dinas Bina Marga, Satpol PP, serta Pasukan Oranye Kelurahan Pegangsaan Dua. Ke depan, kerja bakti serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan di titik-titik rawan genangan lainnya.
"Semoga melalui kegiatan ini, potensi genangan dapat diminimalisir dengan lingkungan yang semakin bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi warga," terangnya.
Ia mengimbau masyarakat turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke saluran air serta rutin melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing.
"Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga saluran air agar tetap bersih. Jangan membuang sampah sembarangan karena dampaknya akan kembali dirasakan oleh kita sendiri, terutama saat musim hujan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Satpel SDA Kecamatan Kelapa Gading, Jhoni Sariyanto Situmorang menjelaskan, sebanyak 16 personel Pasukan Biru dengan peralatan pendukungnya dikerahkan dalam kerja bakti tersebut.
"Kami juga membuat tali air sepanjang 50 meter dengan lebar 80 sentimeter dan tinggi tujuh sentimeter. Selain itu, dilakukan pengerukan saluran agar aliran air kembali lancar," bebernya.
Ia menambahkan, dalam kerja bakti tersebut petugas menggunakan berbagai peralatan pendukung serta armada truk untuk mengangkut material sedimen lumpur dan sampah hasil pengerukan.
Ia menuturkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengatasi persoalan teknis pada saluran dan jalan, tetapi juga sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi musim hujan.
"Mudah-mudahan melalui kolaborasi ini, potensi genangan di wilayah Kelapa Gading dapat dicegah dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga," tandasnya.