Penumpang Kapal Bocor di Perairan Pulau Payung Berhasil Diselamatkan

Selasa, 13 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 775

Evakuasi kapal nelayan bocor

(Foto: Anita Karyati)

Petugas gabungan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu bersama Polsek Kepulauan Seribu Selatan berhasil mengevakuasi penumpang kapal nelayan yang mengalami kebocoran di perairan Pulau Payung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

"Keselamatan adalah hal yang paling utama"

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 12.17 WIB dari salah satu penumpang kapal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit kapal penyelamat KM Satria Biru dengan lima personel segera dikerahkan ke lokasi.

"Begitu menerima informasi, unit kami langsung bergerak pada pukul 12.20. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan proses evakuasi," ujarnya, Selasa (13/1).

Gatot menjelaskan, berdasarkan kronologi kejadian, KM Nabilah berangkat dari Kronjo, Tangerang menuju Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, sekitar pukul 07.00 dengan membawa enam orang penumpang beserta awak dan nahkoda.

Namun, akibat kondisi cuaca yang memburuk, kapal sempat singgah di Pulau Laki pada pukul 09.00. Perjalanan kemudian dilanjutkan kembali menuju Pulau Kelapa sekitar pukul 11.00 WIB.

"Saat melintas di perairan Pulau Payung sekitar pukul 12.30, kapal mengalami kerusakan pada bagian lambung sebelah kiri yang pecah sehingga menyebabkan kebocoran," terangnya.

Gatot menambahkan, seluruh penumpang segera dievakuasi ke KM Satria Biru. Sementara itu, KM Nabilah dibawa menuju Pulau Pramuka untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Sekitar pukul 13.40, KM Nabilah bersama seluruh penumpang tiba di Pulau Pramuka dalam kondisi aman dan selamat," bebernya.

Ia mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca serta memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar demi keselamatan bersama.

"Keselamatan adalah hal yang paling utama. Jika cuaca tidak memungkinkan sebaiknya menunda perjalanan," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang penumpang kapal, Doni menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bertindak sigap dan profesional memberikan pertolongan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada petugas Gulkarmat dan kepolisian yang membantu menyelamatkan kami. Alhamdulillah, seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 95 Penumpang Kapal KM Rindu Alam Berhasil Dievakuasi

95 Penumpang dan Empat ABK KM Rindu Alam Berhasil Diselamatkan

Senin, 30 Juni 2025 830

Personel Gulkarmat Berhasil Selamatkan Penumpang Kapal Mati Mesin

Personel Gulkarmat Berhasil Selamatkan Penumpang Kapal Mati Mesin

Senin, 23 Juni 2025 689

 Kapal KM Bahtera 2 Karam di Pulau Pari Berhasil Dievakuasi

Kapal KM Bahtera 2 Karam di Pulau Pari Dievakuasi

Rabu, 22 Februari 2023 3464

Kapal wisata Dishub DKI Jakarta di Pelabuhan Muara Angke

Operasional Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu Dihentikan Akibat Cuaca Buruk

Selasa, 13 Januari 2026 1332

Rano Tinjau Kesiapan Angkutan Laut Menghadapi Nataru 2026

Rano Ingatkan Awak Kapal Utamakan Keselamatan Pelayaran

Rabu, 24 Desember 2025 608

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 6248

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 1103

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1347

Sapi Kurban dok

Pemprov DKI Pastikan Pelaksanaan Kurban Berjalan Tertib dan Higienis

Rabu, 13 Mei 2026 845

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 777

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks