Kamis, 01 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 236
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Doa bersama menjadi puncak dari perayaan menyambut Tahun Baru 2026 di Taman Literasi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Tidak boleh bereuforia secara berlebihan"
Untaian doa yang dipimpin Ustad Muhammad Nurul Huda turut ditujukan kepada mereka yang saat ini mengalami dampak musibah banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, perayaan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut karena, saat ini banyak yang sedang tertimpa musibah bencana alam.
"Kita menunjukkan rasa keprihatinan. Tidak ada penyalaan kembang api, melainkan kita berdoa bersama sambil menggalang donasi untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah, khususnya di Sumut, Sumbar, dan Aceh," ujarnya, Kamis (1/1).
Anwar menjelaskan, pada tahun ini, penyelenggaraan yang dilakukan hanya hiburan sederhana. Tidak ada acara berlebihan, sesuai dengan pesan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Kita tidak boleh bereuforia secara berlebihan. Kita perlu mengevaluasi dan merefleksi diri mengenai yang sudah dilakukan serta akan dilaksanakan pada tahun 2026," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar memberikan beberapa pesan penting. Pertama, untuk menjaga kebersamaan, kekompakan, dan kondusivitas yang selama ini telah diciptakan bersama Forum Pimpinan Kota (Forkopimko) dan elemen masyarakat lainnya.
"Hal itu harus dijaga, karena orang akan melihat dari segi keamanannya. Jika suatu tempat aman, orang pasti akan berinvestasi, bekerja, serta berinteraksi di sana, dan sebagainya," ungkapnya.
Kedua, lanjut Anwar, seluruh jajaran di Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan diminta untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan pembangunan kota dalam menghadapi tantangan Jakarta sebagai kota global.
"Mudah-mudahan dengan peningkatan pelayanan, sumber daya manusia, sarana prasarana, serta integrasi transportasi, peringkat kita akan naik kelas lagi di tingkat internasional," harapnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly
berharap agar pada tahun 2026 seluruh harapan, cita-cita, dan semua hal yang telah diprogramkan dapat terwujud.
"Semoga Jakarta Selatan bisa terus aman, kondusif, dan semakin maju. Semua harus diiringi dengan usaha dan tekad yang kuat," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, acara menyambut Tahun Baru di Taman Literasi juga diisi dengan penggalangan donasi untuk penyintas bencana di Pulau Sumatra.
Hingga menjelang waktu pergantian tahun, donasi yang terkumpul sudah mencapai Rp 14.435.060.