BBPOM di Jakarta Cek Keamanan Pangan di Pasar Koja Baru

Selasa, 16 Desember 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 698

BBPOM Jakarta lakukan pengawasan pangan di Pasar Koja Baru

(Foto: Anita Karyati)

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta melakukan pengawasan keamanan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pasar Koja Baru, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

"Kandungan bahan berbahaya"

Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM di Jakarta, Evi Citraprianti mengatakan, pengawasan difokuskan pada deteksi pangan yang mengandung bahan berbahaya, seperti formalin, boraks, metanil yellow, dan rhodamin B. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Perumda Pasar Jaya serta Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara.

"Pada kesempatan ini kami ingin memastikan pangan yang dijual di pasar ini telah memenuhi persyaratan keamanan pangan, khususnya bebas dari kandungan bahan berbahaya," ujarnya, Selasa (16/12).

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan melalui pengujian cepat menggunakan rapid test kit terhadap sejumlah pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya.

"Kami menguji 23 sampel pangan yang diambil dan diuji, sebanyak 12 sampel dinyatakan positif mengandung bahan berbahaya karena mengandung Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Metanil Yellow," terangnya.

Evi menambahkan, pengawasan keamanan pangan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan BBPOM berkolaborasi dengan pemerintah kota dan kabupaten di Jakarta. Pengawasan serupa akan terus dilakukan di wilayah lainnya untuk melindungi masyarakat, terutama menjelang Nataru ketika tingkat konsumsi pangan meningkat.

"BBPOM Jakarta telah melakukan intensifikasi pengawasan pangan sejak November dan akan terus berlanjut hingga setelah perayaan Tahun Baru," bebernya.

Ia menegaskan pentingnya peran pedagang dalam menjaga keamanan pangan. Pelaku usaha perlu memahami ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya, seperti tahu berformalin yang bertekstur terlalu kenyal atau kerupuk mengandung boraks yang memiliki rasa getir.

"Pedagang harus lebih peduli terhadap pangan yang dijual agar masyarakat sebagai konsumen dapat memperoleh pangan yang aman," ungkapnya.

Manajer Pasar Koja Baru, Fauzan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengawasan pangan yang dilakukan BBPOM di Jakarta.

"Pengawasan ini sangat dinantikan untuk memastikan produk pangan olahan yang beredar di pasar aman dikonsumsi," imbuhnya.

Ia mengakui, pengawasan terhadap pangan olahan menjadi tantangan tersendiri karena sulit dibedakan secara kasatmata. Untuk itu, edukasi yang berkelanjutan kepada pedagang dinilai sangat penting.

"Pada dasarnya pedagang tidak mengetahui mana produk yang berbahaya. Kehadiran BBPOM menjadi langkah awal yang baik agar semua pihak lebih peduli terhadap keamanan pangan," ucapnya

Fauzan mengungkapkan, rencananya pihak pasar akan mengadakan alat uji cepat secara mandiri sebagai tindak lanjut dari masukan BBPOM.

"Kami akan mengupayakan pengadaan test kit pemeriksaan mandiri agar dapat melakukan pemeriksaan awal, terutama untuk produk-produk baru yang masuk," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang tahu di Pasar Koja Baru, Sandy menyambut baik pengawasan tersebut karena pengujian pangan sangat membantu pedagang sekaligus melindungi konsumen.

"Kami sebagai pedagang merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan dari BBPOM. Kami jadi lebih yakin produk yang dijual aman dan pembeli juga tidak merasa khawatir," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPOM - PMJ Bongkar Gudang Sediaan Farmasi Ilegal

BPOM - PMJ Bongkar Gudang Sediaan Farmasi Ilegal Senilai Rp2,74 M

Kamis, 13 November 2025 755

BBPOM Gelar Bimtek Komunitas Keamanan Pangan di 2 Kelurahan

BBPOM Gelar Bimtek Komunitas Keamanan Pangan di Dua Kelurahan

Jumat, 31 Oktober 2025 649

Warga Pejagalan Dikampanyekan membuang Sampah Obat dengan Benar

Warga Pejagalan Diedukasi Buang Sampat Obat Secara Benar

Sabtu, 08 November 2025 860

Begini Upaya Gulkarmat Jaktim dalam Pencegahan Kebakaran

Begini Upaya Sudin Gulkarmat Jaktim Minimalisir Kebakaran

Senin, 08 Desember 2025 609

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar

104 Peserta Diedukasi Pangan Jajanan Sehat di Sekolah

Kamis, 20 November 2025 512

BERITA POPULER
Ketua Komisi E DPRD M Subki fakhri 1

Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

Senin, 25 Mei 2026 817

IMG 20260521 WA0001

Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

Kamis, 21 Mei 2026 1635

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1790

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 1367

Jakarta Sales Mission 2026' di Xiamen dan Shanghai

Transjakarta Borong Penghargaan Best Human Capital Awards 2026

Senin, 25 Mei 2026 591

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks