Soal Kasus Asusila, Jokowi Beri Perintah Tegas

Rabu, 16 April 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 4867

jokowi_wawancara_dokbjcom_dok.jpg

(Foto: doc)

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, tak ingin kasus asusila yang terjadi di salah satu TK internasional terjadi di sekolah lainnya. Untuk itu, semua sekolah diinstruksikan untuk meningkatkan pengawasan bagi muridnya. Terlebih, pada peristiwa ini, oknum petugas sekolah terlibat.

Saya sudah kasih perintah ke JIS dan sekolah-sekolah lainnya. Saya tidak mau imbauan-imbauan lagi, tapi perintah yang tegas

Diakui Jokowi, pihaknya telah memerintahkan sekolah yang ada di ibu kota, baik yang swasta maupun negeri agar kasus ini tidak terulang. "Saya sudah kasih perintah ke JIS dan sekolah-sekolah lainnya. Saya tidak mau imbauan-imbauan lagi, tapi perintah yang tegas," kata Jokowi, di Gedung BPK RI, Jakarta Pusat, Rabu (16/4).

Selain itu, Dinas Pendidikan juga telah diinstruksikan untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut. Karena peristiwa ini telah mencoreng dunia pendidikan. Dirinya, kata Jokowi, tidak akan tergesa-gesa berkomentar dan mengambil keputusan dengan adanya kasus ini. Pihaknya akan menunggu hasil rekomendasi dari Dinas Pendidikan untuk langkah selanjutnya.

"Nanti, kita lihat, saya tidak ingin tergesa-gesa memberikan statement. Nanti kita urus. Dinas pendidikan sudah diminta untuk tindaklanjuti, kita tunggu saja" ujar Jokowi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun, mengaku telah mengirimkan surat edaran ke sekolah. Surat edaran itu berisi permintaan kepada pihak sekolah untuk lebih serius meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah.

Sementara kepada JIS telah diminta untuk memperbaiki manajemen sekolah. Dengan demikian pihak sekolahlah yang langsung mengontrol dan mengawasi keamanan sekolah.

Pihaknya pun tidak bisa mentolerir tindakan yang dilakukan oleh pegawai kebersihan di sebuah TK internasional di Jakarta. Adanya peristiwa itu membuktikan kontrol dan pengawasan sekolah kepada peserta didiknya lemah.

"Pihak sekolah harus minta maaf kepada orang tua dan segera memecat para pelaku. Korban yang masih usia dini, untuk dapat segera dipulihkan dan dihilangkan trauma psikisnya," kata Lasro.

BERITA TERKAIT
lasro_marbun_ist.jpg

Antisipasi Pelecehan Seks, Disdik Sebarkan Edaran

Selasa, 15 April 2014 3857

pelecehan_anak_sd_ilustrasi2.jpg

Lecehkan Siswa SD, Pedagang Mainan Dipukuli Warga

Selasa, 11 Februari 2014 2956

ahok_pramuka_balaiagung.jpg

Ahok Minta Pramuka Fokus Benahi Mental Anggotanya

Jumat, 28 Februari 2014 3525

petugas_transjakarta_ilust.jpg

4 Petugas Transjakarta Cabul Akhirnya Dipecat

Selasa, 28 Januari 2014 3696

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3355

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 645

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1406

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1019

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks