Antisipasi Pelecehan Seks, Disdik Sebarkan Edaran

Selasa, 15 April 2014 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Widodo Bogiarto 4175

lasro_marbun_ist.jpg

(Foto: doc)

Untuk mengantisipasi terulangnya kasus pelecehan seksual di TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Jakarta, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI mengirimkan surat edaran kepada seluruh TK dan PAUD. Disdik DKI pun berharap peran aktif dari orangtua dan guru untuk mengawasi anak-anak mereka.

Surat edaran ini untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi anak dibawah umur menjadi korban pelecehan seksual di sekolahnya. Pihak sekolah agar lebih serius meningkatkan keamanan

Isi surat edaran tersebut adalah, meminta kepada pihak sekolah TK dan PAUD, baik swasta maupun negeri untuk meningkatkan keamanan di dalam lingkungan sekolah. Dengan begitu, pihak sekolah dapat mengantipasi dan mencegah sedini mungkin, jika ada indikasi yang sudah mengarah terhadap pelecehan seksual.

"Surat edaran ini untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi anak dibawah umur menjadi korban pelecehan seksual di sekolahnya. Pihak sekolah agar lebih serius meningkatkan keamanan. Jadi apabila ada terlihat indikasi tersebut, langsung bisa dicegah," ujar Lasro Marbun, Kepala Dinas Pendidikan DKI, Selasa (15/4).

Selain meningkatkan keamanan lingkungan sekolah, Lasro juga menginstruksikan pihak sekolah TK dan PAUD segera memperbaiki manajemen sekolah. Sehingga semua pegawai yang dipekerjakan di lingkungan sekolah dapat dipantau gerak geriknya selama di lingkungan sekolah.

“Kita akan memperbaiki manajemen sekolah, khususnya di TK dan PAUD. Supaya semua pegawai, bahkan guru, bisa dipantau dengan baik. Supaya setiap jengkal wilayah yang ada di sekolah dapat terjangkau dan dikendalikan, sehingga tidak terjadi lagi kasus tersebut,” tandasnya.

Lasro juga mengecam keras perbuatan asusila yang dilakukan pelaku pelecehan seksual di sebuah sekolah TK di Jakarta Selatan. Pelaku yang diketahui bekerja sebagai petugas kebersihan (cleaning service) itu, saat ini sudah diamankan polisi.

"Perbuatan itu tidak dapat ditoleransi dan saya mengutuk perbuatan tersebut. Pihak sekolah juga harus meminta maaf kepada orang tua korban dan segera mengeluarkan pelaku, kemudian korban diberikan perlindungan, agar dapat menghilangkan trauma psikisnya." tegasnya.

Berdasarkan data Disdik DKI, jumlah TK dan PAUD di Provinsi DKI Jakarta mencapai 3.854 sekolah di enam wilayah. Terdiri dari TK/PAUD negeri ada sebanyak 175 sekolah dan TK/PAUD sebanyak 3.679 sekolah. Detailnya, di Kabupaten Kepulauan Seribu ada sebanyak 18 TK/PAUD swasta. Sedangkan di Jakarta Barat ada 681 TK/PAUD, terdiri dari 38 TK/PAUD negeri dan 643 TK/PAUD swasta. Di Jakarta Pusat ada sebanyak 350 TK/PAUD yang terdiri dari 27 TK/PAUD negeri dan 323 TK/PAUD swasta.

Kemudian di Jakarta Selatan, total ada 773 TK/PAUD, terdiri dari 45 TK/PAUD negeri dan 728 TK/PAUD swasta. Selanjutnya di Jakarta Timur, total ada 1.592 TK/PAUD, diantaranya 34 TK/PAUD negeri dan 1.558 TK/PAUD swasta. Dan di Jakarta Utara ada 440 TK/PAUD, terbagi 31 TK/PAUD negeri dan 409 TK/PAUD swasta.

BERITA TERKAIT
Kasus sodomi anak

Murid TK Sekolah Internasional Jadi Korban Tindak Asusila

Senin, 14 April 2014 5945

petugas_transjakarta_ilust.jpg

4 Petugas Transjakarta Cabul Akhirnya Dipecat

Selasa, 28 Januari 2014 4020

UN SMA berjalan lancar

Siswa Pelaku Tawuran Boleh Ikut UN

Rabu, 16 April 2014 5157

 kondisi gedung SDN Malakasari 14, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (15/4). Tiga ruang kelasnya am

Anggaran Dicoret, SDN 14 Malakasari Tak Kunjung Diperbaiki

Selasa, 15 April 2014 6528

ahok_pramuka_balaiagung.jpg

Ahok Minta Pramuka Fokus Benahi Mental Anggotanya

Jumat, 28 Februari 2014 3817

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4657

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2172

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1747

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks