Pramono Sebut Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil

Jumat, 21 November 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1134

Pramono Sebut Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil

(Foto: doc)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan kondisi perekonomian Jakarta yang tumbuh stabil dan menunjukkan adanya pemulihan ekonomi. Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ketiga 2025 mencapai 4,96 persen.

"Jakarta tercatat pertumbuhannya 4,96 persen,"

Angka ini didukung oleh inflasi yang terkendali sebesar 2,69 persen, di mana lebih rendah dari inflasi nasional yakni 2,86 persen. Hal ini menunjukan harga barang dan jasa di Jakarta relatif terkendali dan stabilitas pasokan terjaga dengan baik.

"Triwulan ketiga 2025, Jakarta tercatat pertumbuhannya 4,96 persen yang menunjukkan pemulihan dan stabilitas ekonomi kota dengan inflasi yang sangat terjaga," ujar Pramono, dalam acara Press Conference APBD 2026 di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/11).

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka Jakarta juga mengalami penurunan menjadi 6,05 persen pada Agustus 2025, serta kinerja investasi mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp204,13 triliun.

Kondisi ini menunjukkan adanya kepercayaan dari para pelaku usaha kepada Pemprov DKI Jakarta selama periode ini. Menurut Pramono, stabilitas ini juga menjadi fondasi dasar untuk terus menjalankan berbagai program prioritas.

Selain pertumbuhan, realisasi APBD hingga 20 November 2025 juga menunjukkan tren positif, di mana APBD DKI tercatat sebesar Rp91,86 triliun. Pendapatan daerah mengalami kenaikan dari Rp62,39 triliun pada Oktober menjadi Rp68,53 triliun pada November.

Belanja daerah meningkat dari Rp47,96 triliun menjadi Rp51,98 triliun atau 60,46 persen dari target Rp85,97 triliun. Sementara untuk pembiayaan daerah tercatat Rp3,64 triliun, SiLPA naik dari Rp18,08 triliun menjadi Rp20,09 triliun pada 20 Oktober 2025.

Pramono optimistis, terjadi peningkatan realisasi belanja akhir tahun. Hal ini mengingat masih ada sebanyak 21.631 paket pengadaan barang dan jasa yang telah dilaksanakan, serta proses tender oleh Pokja BPPBJ telah mencapai 95,34 persen. Selain itu, juga terdapat surplus anggaran sebesar Rp14,43 triliun.

"Peningkatan realisasi belanja di akhir tahun ini dapat dipastikan," kata Pramono.

Pramono juga memastikan Jakarta tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional, di mana Jakarta telah memberikan kontribusi 16,39 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Terutama ditopang, yang paling utama adalah sektor jasa, transportasi, dan akomodasi," lanjutnya.

Selain itu, Bank Indonesia juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta tahun ini tumbuh antara 4,6 hingga 5,4 persen.

BERITA TERKAIT
Pramono Ajak REI Kolaborasi Bangun Jakarta

Pramono Ajak REI Kolaborasi Bangun Jakarta

Kamis, 20 November 2025 496

Rano Tegaskan Komitmen DKI Dukung Pengembangan Wellnes Tourism

Rano Tegaskan Komitmen DKI Dukung Pengembangan Wellnes Tourism

Kamis, 20 November 2025 909

Pompa mobile milik Sudin SDA Jakut disiagakan untuk memompa air banjir rob

Pemprov DKI Tingkatkan Mitigasi Rob dan Banjir

Jumat, 21 November 2025 907

Pramono didampingi Forkopimda DKI Jakarta memberikan keterangan pers

Pramono Bakal Turun Langsung Cek Keamanan saat Nataru

Jumat, 21 November 2025 764

Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan saat acara deklarasi Satgas Jaga Jakarta

Pemprov DKI Kedepankan Pendekatan Humanis Atasi Masalah Tawuran

Jumat, 21 November 2025 547

BERITA POPULER
Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 6202

IMG 20260309 WA0093

Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

Senin, 09 Maret 2026 6801

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1358

Stok Pangan Jakarta Aman otoy

Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

Jumat, 13 Maret 2026 1267

Jakarta siap bangun pltsa tangani masalah sampah

Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

Kamis, 12 Maret 2026 1419

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks