Kamis, 13 November 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 351
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 50 warga di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu di ruang pola Kantor Kelurahan setempat.
"Berkoordinasi lebih baik"
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kepulauan Seribu, Purnomo mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas dan peran lembaga kemasyarakatan dalam membantu pemerintah maupun pembangunan wilayah.
"Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilahturahmi dengan masyarakat Pulau Panggang. Kegiatan ini diikuti 70 orang yang merupakan perwakilan dari ketua RT, RW, dan pengurus LMK, tokoh masyarakat, hingga kader," ujarnya, Kamis (13/11).
Purnomo menjelaskan, pengurus wilayah yang hadir bukan hanya struktur administratif, tetapi garda terdepan untuk menjaga keutuhan warganya. Bahkan, mereka mempunyai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) untuk menampung, menyalurkan aspirasi masyarakat, serta meningkatkan kualitas dan mempercepat pelayanan pemerintah.
"Mereka ini yang pertama kali tahu kondisi warganya. Mulai dari siapa yang kekurangan gizi sampai program bantuan yang tepat sasaran, semua berawal dari data RT dan RW," terangnya.
Menurutnya, dalam kegiatan ini para peserta bisa saling diskusi dan praktik dalam tata kelola wilayah, tanggung jawab, serta koordinasi lintas wilayah dalam melayani warga.
Purnomo berharap, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi dapat mengembangkan di lingkungannya untuk mewujudkan lingkungan yang tentram, bahagia, dan sejahtera.
"Kegiatan ini akan terus berlanjut. Kemarin kita telah adakan di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, nanti masih ada lagi di Pulau Untung Jawa, Tidung, dan Pulau Pari," bebernya.
Sementara itu, Ketua RW 04, Kelurahan Pulau Panggang, Titin menyampaikan apresiasi dan terima kasih dengan diadakannya kegiatan ini karena mendapatkan wawasan baru terkait fungsi dan peran dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
"Pelatihan ini membuka wawasan kami. Banyak hal teknis yang sebelumnya belum kami pahami, sekarang jadi lebih jelas. Kami juga jadi tahu bagaimana berkoordinasi lebih baik dengan kelurahan," ucapnya.
Ia menginginkan, melalui kegiatan ini sinergi antara RT, RW, LMK, dan pemerintah daerah semakin kuat. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat di Kepulauan Seribu dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan menyentuh semua lapisan warga.
"Kami ingin pelatihan seperti ini berkelanjutan, supaya lembaga kemasyarakatan selalu siap menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan aturan terbaru," tandasnya.