180 Pengelola Keuangan di Pemkot Jakpus Diedukasi Antikorupsi

Senin, 27 Oktober 2025 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 614

Pemkot Jakpus Gelar Sosialisasi Anti Korupsi

(Foto: Folmer)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakatta Pusat, Senin (27/10), mensosialisasikan antikorupsi kepada 180 pengelola keuangan pada organisasi perangkat daerah (OPD).

"Pengelolaan keuangan negara tidak hanya soal administrasi dan angka, tapi integritas serta  kepercayaan publik," 

Kegiatan yang digelar di Hotel Movenpick ini mengusung tema "Penguatan Pengendalian Intern Untuk Peningkatan Akuntabilitas Tata Kelola Keuangan'.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, sosialisasi yang diinisiasi jajaran inspektorat ini  bertujuan mendorong seluruh OPD lebih meningkatkan kinerja serta akuntabilitas tata kelola pemerintahan, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

"Pengelolaan keuangan negara tidak hanya soal administrasi dan angka, tapi integritas serta  kepercayaan publik," tukas Arifin.

Ia memaparkan, berdasarkan data KPK RI dan ICW menunjukkan bahwa salah satu titik rawan korupsi di pemerintahan pada fase pelaksanaan sehingga muncul peran strategis pengelola keuangan, khususnya kuasa penguasa anggaran, pejabat penatausahaan keuangan (sekretaris kecamatan dan kelurahan), bendahara dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

"Efektivitas pengendalian tidak akan terwujud tanpa komitmen dan keteladanan pimpinan atau dalam hal ini kuasa pengguna anggaran, lurah dan camat. Budaya integritas harus tumbuh dari atas dan dijalankan hingga lini pelaksana,' paparnya.

Sementara Inspektur Pembantu Kota (Irbabko) Jakarta Pusat, Rianta Widya Amalia menjelaskan, sosialisasi dilaksanakan untuk memperkuat peran SPIP dalam pengelolaan keuangan sebagai usaha sistematis mencegah korupsi.

Menurut Amalia, kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman bagi pengelola keuangan terhadap prinsip dan implementasi SPIP, memperkuat kesadaran anti-korupsi dan integritas dalam pelaksanaan tugas keuangan.

"Ini juga untuk menurunkan risiko penyimpangan anggaran melalui penerapan pengendalian internal yang efektif dan berkelanjutan," jelasnya.

Ia mengungkapkan, 180 peserta yang ikut kegiatan ini terdiri dari 52 Kuasa Pengguna Anggaran dengan 42 kelurahan delapan kecamatan, 53 pejabat penatausahan dan 53 bendahara di tingkat walikota, kecamatan dan kelurahan dan 22 perwakilan PPTK.

"Mari bersama membuktikan bahwa pengendalian intern bukan hanya sekadar formalitas, tetapi komitmen dan manfaat nyata untuk menjaga keuangan negara dari penyimpangan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Mendagri Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada Inspektur DKI Jakarta, Dhany Sukma

Mendagri Tekankan Pentingnya Soliditas Inspektorat Melalui Pengawasan Internal

Kamis, 09 Oktober 2025 1383

Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan pada Rakornas Binwas Inspektorat Daerah Tahun 2025

Inspektorat Jadi Mitra Strategis Pastikan Jalannya Program Prioritas

Kamis, 09 Oktober 2025 1762

Pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama se Jakarta Pusat

150 Pelajar SMP di Jakpus Kunjungi Obyek Sejarah dan Budaya

Rabu, 17 September 2025 987

Jajaran Dinas Parekraf Diedukasi Antikorupsi

Jajaran Dinas Parekraf Diedukasi Antikorupsi

Kamis, 31 Juli 2025 1723

Pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama se Jakarta Pusat

150 Pelajar SMP di Jakpus Kunjungi Obyek Sejarah dan Budaya

Rabu, 17 September 2025 987

BERITA POPULER
Parkir liar kalisari nur ist

Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

Senin, 06 April 2026 30812

DJI 0221

Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

Selasa, 07 April 2026 3718

Penertiban PKL Liar di Jalan Rasuna Said Dilakukan Secara Humanis

Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

Selasa, 07 April 2026 3186

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Rabu, 08 April 2026 2691

Banner tidung lebaran ist

Yuk..Besok ke Festival Tidung Berlebaran

Jumat, 10 April 2026 1104

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks