Ungkap Penyebab Dana Rp14,6 T Mengendap, DKI Fokus Akselerasi Penyerapan

Rabu, 22 Oktober 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 868

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen mengelola anggaran secara transparan dan mencapai efisiensi fiskal untuk meningkatkan pelayanan publik.

"Hal ini berkaitan dengan pola belanja Pemda,"

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan, penumpukan dana ini bukan intensi Pemprov DKI untuk mendapatkan keuntungan dari imbalan bunga. Hal ini, kata dia, akibat pola belanja pemerintah daerah yang cenderung terkonsentrasi dan mengalami lonjakan pembayaran di triwulan terakhir setiap tahun.

"Hal ini berkaitan dengan pola belanja Pemda, termasuk Pemprov DKI, yang mengalami akselerasi pembayaran pada triwulan terakhir," ujar Eli, sapaan akrabnya, dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Rabu (22/10).

Dikatakan Eli, khusus untuk Pemprov DKI, SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) menunjukkan angka tinggi sampai November dan akan menyusut drastis di Desember setiap tahunnya, seiring dengan pembayaran yang meningkat signifikan pada dua bulan terakhir.

Ia mencontohkan, pembayaran di Desember 2023 mencapai Rp16 triliun dan Desember 2024 mencapai Rp18 triliun.

"Sebagai gambaran, pembayaran di Desember 2023 mencapai Rp 16 T dan Desember 2024 mencapai 18 T," kata Eli.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sendiri telah mendorong perangkat daerah untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran, terutama belanja prioritas dengan alokasi besar, dengan tetap memperhatikan tata kelola yang baik.

Perlambatan penyerapan anggaran pada triwulan II dan III terjadi karena adanya penyesuaian program quick win melalui APBD Perubahan 2025 dan upaya perbaikan tata kelola pengadaan barang dan jasa sesuai prinsip good governance dan spending better (kemanfaatan).

Pemprov DKI berkomitmen untuk mendorong penyerapan anggaran di triwulan IV melalui belanja yang berkualitas, berdampak bagi kepentingan masyarakat, dan turut berkontribusi dalam mengakselerasi perekonomian nasional. Pemprov DKI juga akan terus berkoordinasi dengan Kemenkeu, Kemendagri, serta para pemangku kepentingan lainnya.

BERITA TERKAIT
Warga ditengah hujan yang membasahi wilayah Jakarta

Fenomena Hujan Mikroplastik, Dinas LH Diminta Lakukan Langkah Investigatif

Selasa, 21 Oktober 2025 1340

Pramono saat peluncuran program try out siswa penerima KJP kelas XII di wilayah Jakarta Timur

Luncurkan Program Try Out KJP, Pemprov DKI Fasilitasi Siswa Masuk Perguruan Tinggi

Selasa, 21 Oktober 2025 1460

Proses pemasangan beton u-ditch ke dalam saluran air di Kelapa Dua Wetan

Saluran Air di Jalan Kemuning Direvitalisasi

Rabu, 22 Oktober 2025 872

Pramono dan Menteri Ekraf Buka Jakarta Innovation Days

Buka JID 2025, Pramono Dorong Inovasi Inkremental untuk Pembangunan Jakarta

Selasa, 21 Oktober 2025 2189

BERITA POPULER
895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1354

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1374

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1343

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 468

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1207

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks