DKI Bagi Pengalaman Kelola Data Kualitas Udara ke Pemda Bodetabek

Senin, 20 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 470

pelatihan pengelolaan data pemantauan kualitas udara Pemda Bodetabek

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Clean Air Asia (CAA) menggelar pelatihan pengelolaan data pemantauan kualitas udara bagi pemerintah daerah di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

"Dapat dikelola secara efektif dan transparan,"

Pelatihan di bawah payung forum platform BERSAMA (Berbagi Informasi dan Sinergi untuk Manajemen Udara Jabodetabek) ini menjadi wadah pembelajaran lintas daerah untuk memperkuat kapasitas teknis dan tata kelola data kualitas udara di tingkat kota maupun provinsi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pelatihan ini merupakan wujud komitmen Jakarta dalam mendukung peningkatan kemampuan teknis daerah sekitar, khususnya dalam hal pemantauan dan pengelolaan data kualitas udara. Ia menyatakan, Jakarta siap menjadi pusat pembelajaran bagi daerah lain.

“Saat ini kami memiliki 111 Stasiun Pemantau Kualitas Udara atau SPKU aktif yang terintegrasi di seluruh wilayah. Melalui pengalaman ini, kami ingin berbagi bagaimana sistem pemantauan dapat dikelola secara efektif dan transparan,” ujarnya, Senin (20/10).

Asep menyampaikan, para peserta dari berbagai Dinas Lingkungan Hidup dan Badan Perencanaan Pembangunan di wilayah Bodetabek saling berbagi informasi mengenai sistem pemantauan udara yang mereka miliki, target pemantauan regional, serta upaya standarisasi dan pengelolaan data agar hasilnya akurat dan dapat digunakan sebagai dasar kebijakan publik.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah titik pemantauan kualitas udara, baik stasiun reference maupun Low-Cost Sensor (LCS).

Ia menilai, melalui kunjungan ini, peserta mempelajari langsung proses kalibrasi alat, pengambilan data, hingga integrasi hasil pemantauan ke dalam portal udara.jakarta.go.id, sistem daring yang menampilkan data kualitas udara Jakarta secara real time.

“Dengan data yang kuat dan terkelola baik, kebijakan yang diambil dapat berbasis bukti. Itu artinya, penanganan polusi udara bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Clean Air Asia Indonesia, Ririn Radiawati Kusuma menegaskan, pentingnya tata kelola data yang andal di setiap daerah agar hasil pemantauan dapat diandalkan dan konsisten.

“Setiap daerah perlu memiliki mekanisme pengelolaan data yang baik. Pemerintah daerah juga bisa mencari alternatif pembiayaan, misalnya mewajibkan industri memiliki stasiun pemantau sendiri, atau mendorong kolaborasi lintas wilayah,” katanya.

Ia menilai, Jakarta dapat berperan sebagai pioneer dengan memberikan dukungan teknis maupun hibah alat pemantauan ke daerah sekitar, serta berbagi data lintas batas wilayah.

“Kegiatan ini menjadi langkah penting membangun jejaring pengelolaan udara bersih antarwilayah. Dengan berbagi praktik baik seperti ini, kita bisa membangun sistem pemantauan yang saling terhubung. Karena udara bersih adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu daerah saja,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Petugas melakukan pengecekan stasiun pemantau kualitas udara (SPKU) di Taman Sutoyo

Jakarta Punya Sistem Pemantauan Kualitas Udara Terintegrasi Terluas di Indonesia

Jumat, 17 Oktober 2025 868

Warga, Pantau, Kualitas, Udara, Jakarta, Sumber Terpercaya

Warga Diimbau Pantau Kualitas Udara Jakarta dari Sumber Terpercaya

Senin, 21 Juli 2025 1100

Yuk Pantau Kualitas Udara Jakarta via JAKI

Yuk Pantau Kualitas Udara Jakarta via JAKI

Minggu, 20 April 2025 938

BERITA POPULER
Warga beri dukungan RDF plant ist

Dukungan RDF Plant Rorotan Datang dari Warga Sekitar

Jumat, 06 Februari 2026 3718

Turap longsor ciracas nur

Turap Longsor Kali Baru Cepat Diperbaiki

Rabu, 04 Februari 2026 4233

IMG 20260208 WA0118

Ribuan Personel Gabung Kerja Bakti Jaga Jakarta Bersih di Waduk Cincin

Minggu, 08 Februari 2026 757

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 1402

Gubernur pramono JK pimpin kerjabakti jati

Gubernur DKI Pimpin Kerja Bakti Jaga Jakarta Bersih di Cipinang Melayu

Minggu, 08 Februari 2026 679

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks