Senangnya Nelayan Kepulauan Seribu Dapat Pelatihan Booster Pakan

Jumat, 17 Oktober 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 800

Nelayan di Kepulauan Seribu Diberikan Pelatihan Booster Pakan

(Foto: Anita Karyati)

50 nelayan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu mengikuti pelatihan pembuatan alat tangkap dan booster pakan ikan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta dan Sudin KPKP setempat di Gedung Sekaya Maritim Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa.

"Meringankan biaya operasional nelayan,"

Seorang Nelayan dari kelompok usaha bersama (KUB) Ekor Kuning, Hasan (56) merasa bersyukur dan terima kasih bisa mendapatkan wawasan dan ilmu baru terkait cara pembuatan bubu atau alat tangkap ikan ramah lingkungan, sekaligus booster pakan ikan.

"Sangat bermanfaat sekali bagi kami, yang mana ini juga berdampak pada ekosistem laut berkelanjutan. Meskipun kami sudah biasa membuat alat tangkap juga, tetapi ini lebih efektif," katanya, Jumat (17/10).

Ketua Sub Kelompok Tata Kelola Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Supriyadi Saleh menjelaskan, kegiatan ini merupakan program rutin dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kompetensi nelayan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Termasuk juga meningkatkan kesejahteraan nelayan di wilayah Kepulauan Seribu.

"Kegiatan ini diikuti 50 nelayan yang merupakan perwakilan dari 33 kelompok usaha bersama (KUB) di Kelurahan Pulau Kelapa, Pulau Harapan dan Kelurahan Pulau Panggang," ucapnya. 

Ia menuturkan, pelatihan kali ini menghadirkan narasumber dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan materi perikanan tangkap komersil yang berkelanjutan, serta inovasi booster umpan ikan dan alat tangkap komersial skala kecil.

""Mereka juga mempraktikkan langsung pembuatan booster pakan. Booster ini mempunyai kandungan asam amino esensial sehingga mudah memikat ikan masuk kedalam alat tangkap yang ramah lingkungan ini," bebernya.

Supriyadi berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran para nelayan akan pentingnya menjaga ekosistem laut serta meringankan biaya operasional nelayan dalam mencari ikan.

"Usai pelatihan, mereka kami bagikan bantuan berupa 35 rol wire mesh yang merupakan bahan baku membuat bubu, 25.000 mata pancing, dan 150 paket booster pakan," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Jamaludin menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan tersebut. Pelatihan ini dinilai penting untuk menambah wawasan para nelayan agar hasil produksi ikan mereka semakin banyak.

"Semoga kegiatan seperti dapat terus berlanjut. Bantuan yang telah diberikan juga dapat meningkatkan hasil tangkapan dan menambah kesejahteraan para nelayan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Nelayan Tradisional di Cilincing Diberikan Pembinaan

Nelayan Tradisional di Cilincing Diberi Bantuan dan Pembinaan

Kamis, 16 Oktober 2025 476

Salah satu Kapal di tengah laut saat cuaca buruk dan gelombang tinggi

BPBD: Waspada Angin Kencang di Perairan Kepulauan Seribu

Selasa, 30 September 2025 939

25 Pokdakan Pulau Lancang Ikuti Pelatihan Budidaya Perikanan

Pokdakan di Pulau Lancang Diberi Pelatihan Budi Daya Perikanan

Jumat, 13 September 2024 1168

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Pramono Tegaskan Keberpihakan Kebijakan Pemerintah untuk Masyarakat

Jumat, 17 Oktober 2025 951

UMKM dan Penggiat Urban Farming Dilatih Mengolah Hasil Pertanian

Pelaku UMKM dan Penggiat Urban Farming Dilatih Olah Hasil Pertanian

Jumat, 17 Oktober 2025 900

BERITA POPULER
Pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said

Pembongkaran Tiang Monorel Tandai Dimulainya Penataan Jl HR Rasuna Said

Rabu, 14 Januari 2026 1007

Sambut HUT ke-500, Jakarta Gelar Duel Clash of Legends di GBK

Laga El Clasico Legenda Real Madrid dan Barcelona akan Tersaji di Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 1226

Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Beberapa Hari ke Depan

Modifikasi Cuaca di Jakarta Dilakukan Beberapa Hari ke Depan

Kamis, 15 Januari 2026 680

Kebakaran di lantai lima Tzu Chi School berhasil dipadamkan

Kebakaran Gedung Tzu Chi School Berhasil Dipadamkan

Senin, 12 Januari 2026 1016

Sejumlah warga sedang berwisata di kawasan Kota Tua

Ini Penjelasan UPK Kota Tua Terkait Bangunan Tak Bisa Ditata

Jumat, 16 Januari 2026 441

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks