Djarot Minta Pemberian Izin UKM Dipermudah

Rabu, 26 Agustus 2015 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Budhy Tristanto 5402

Djarot Minta Pemberian Izin UKM Dipermudah

(Foto: Reza Hapiz)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memberikan  kemudahan terhadap perizinan domisili perusahaan usaha kecil menengah (UKM) dan industri kreatif..

Saya sampaikan PTSP agar jangan digeneralisir  bahwa semua tidak boleh. Kita lihat juga karakteristik usahanya seperti apa.

"Kalau pelaku UKM dan industri kreatif tidak diizinkan menjalankan usaha di lingkungannya, dan harus menyewa toko atau kantor, tentu ini sangat memberatkan mereka," kata Djarot, Rabu (26/8).

Menurut Djarot, industri kreatif tidak memerlukan analisis dampak lingkungan, sehingga tak perlu dipersulit pemberian izinnya. 

"Saya sampaikan PTSP agar jangan digeneralisir  bahwa semua tidak boleh. Kita lihat juga karakteristik usahanya seperti apa," tandas Djarot.

BERITA TERKAIT
Wagub Yakin Pekan Depan Harga Daging Ayam Turun

Wagub Yakin Pekan Depan Harga Daging Ayam Turun

Kamis, 20 Agustus 2015 4362

Anggota Paskibraka Mendapatkan Pemahaman Kota Jakarta di Balaikota

Djarot Buka Wawasan Jakarta ke Paskibraka Nasional 2015

Rabu, 19 Agustus 2015 6249

Pengembangan Koperasi Terkendala Modal dan SDM

Pengembangan Koperasi Terkendala Modal dan SDM

Selasa, 18 Agustus 2015 4553

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 803

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1164

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1107

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks