Pemprov DKI Susun Mitigasi Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca hingga 30 Persen

Jumat, 22 Agustus 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 3570

Pemprov DKI, Susun, Mitigasi, Kurangi, Emisi Gas Rumah Kaca

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Tim Kerja Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) melakukan penguatan kapasitas penggunaan Sistem Registri Nasional (SRN) dan penyusunan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM).

"diharapkan target Net Zero Emission (NZE) 2050 juga bisa tercapai,"

Kegiatan ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, BUMN, pelaku usaha, mitra swasta, dan lembaga non-pemerintah (NGO), sebagai langkah konkret dalam penyelenggaraan NEK sekaligus pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK).

Kepala Biro Pembangunan Lingkungan Hidup Setda Provinsi DKI Jakarta, Iwan Kurniawan mengatakan, penerapan NEK menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan target penurunan emisi GRK dan sebagai alternatif pendanaan.

Menurutnya, Jakarta sebagai kota global punya tanggung jawab besar menurunkan emisi dan menjaga keberlanjutan.

“Dengan kesiapan tim kerja dalam melaporkan aksi mitigasi menggunakan SRN yang akan mendukung terselenggaranya NEK di Jakarta, dan diharapkan target Net Zero Emission (NZE) 2050 juga bisa tercapai,” ujar Iwan, Jumat (22/8).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Rendah Karbon Daerah Yang Berketahanan Iklim, serta Keputusan Gubernur Nomor 28 Tahun 2025 tentang Tim Kerja Penyelenggaraan NEK.

Ia menjelaskan, Bimtek Penggunaan SRN dan Penyusunan DRAM dilakukan oleh enam Pokja yakni, Perencanaan, Regulasi Kebijakan dan Tata Kelola, Pengelolaan Dana, Implementasi Monitoring dan Evaluasi, Informasi dan Pelaporan, serta Kerja Sama dengan seluruh OPD, BUMD, BUMN, dan Kegiatan Usaha.

“Agar efektif, NEK harus diselaraskan dengan RPJMD, RKPD, dan rencana kerja perangkat daerah, sehingga implementasinya jelas, operasional, dan sejalan dengan pembangunan Jakarta,” katanya.

Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup, Rully Dhora Carolyn menekankan, setiap aksi mitigasi perlu dilakukan Measurement, Reporting, Verification (MRV), dan melaporkannya ke Sistem Registrasi Nasional (SRN) Perubahan Iklim melalui laman sm.menlhk.go.id.

Ia menjelaskan, Kementerian Lingkungan Hidup menerbitkan Sertifikat Pengurangan Emisi GRK (SPE-GRK), yang bisa diperdagangkan dalam skema karbon, sehingga menghasilkan pemasukan berbasis insentif hijau sekaligus memperkuat reputasi Jakarta sebagai kota global ramah lingkungan.

“Perdagangan karbon merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan kota sekaligus mendukung pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia dan target NZE 2050,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Dinas LH Cegah Penyebaran Busa di Kali Sunter

Dinas LH Cegah Penyebaran Busa di Kali Sunter

Jumat, 22 Agustus 2025 2031

Kolaborasi Pengelolaan Sampah Mandiri Kawasan dan Perusahaan Diperkuat

Kolaborasi Pengelolaan Sampah Mandiri Kawasan dan Perusahaan Diperkuat

Rabu, 20 Agustus 2025 2789

Pemprov DKI Dorong Kolaborasi Pengendalian Pencemaran Sungai

Kolaborasi Pengendalian Pencemaran Sungai Upaya Perbaiki Kualitas Air

Senin, 11 Agustus 2025 2449

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 4212

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1225

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2935

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1382

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1273

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks