Jumat, 22 Agustus 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 727
(Foto: Istimewa)
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta resmi mengumumkan enam finalis terbaik dalam ajang Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) DKI Jakarta Tahun 2025.
"Jadilah pemuda yang memimpin dan berdampak,"
Dari hasil seleksi ketat, terpilih tiga finalis putra yakni, Ravi Setiawan (Jakarta Pusat), Hilmi Mulya Setiawan (Jakarta Pusat), dan Dzikri Prawira Rulliansyah (Jakarta Timur).
Sementara itu, tiga finalis putri yang lolos adalah Zefanya Preticia (Jakarta Utara), Febirafaza Salsabila (Jakarta Timur), dan Shabrina Zata Amni (Jakarta Pusat).
Seleksi tingkat provinsi ini diikuti oleh 80 peserta yang berhasil lolos tahap administrasi dari total 191 pendaftar, mewakili lima wilayah Kota Administrasi serta Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.
Keenam finalis yang terpilih akan diseleksi kembali oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), hingga akhirnya dipilih dua orang terbaik -satu putra dan satu putri- untuk mewakili DKI Jakarta dalam ajang PPAP tingkat nasional tahun ini.
Kepala Dispora DKI Jakarta, Andri Yansyah menyampaikan, apresiasinya kepada para finalis sekaligus menegaskan pentingnya program ini bagi generasi muda.
Mengusung tema ‘Pemuda Jakarta, Memimpin dan Berdampak’, PPAP diharapkan dapat melahirkan kader pemuda berkualitas yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberi manfaat besar bagi kemajuan bangsa.
“Program ini menjadi wadah strategis untuk memperluas wawasan, mengasah keterampilan, serta mempererat persatuan melalui pertukaran informasi, budaya, dan pengalaman,” ujar Andri, pada Malam Grand Final PPAP DKI Jakarta 2025 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (22/8).
Ia mengatakan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif berupa peningkatan wawasan, pengetahuan, serta keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan adaptasi peserta.
Selain itu, melalui interaksi dengan pemuda dari berbagai provinsi, peserta didorong untuk menguatkan karakter kebangsaan, menghargai perbedaan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Dispora DKI Jakarta juga menekankan bahwa PPAP dapat berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di daerah masing-masing,” katanya.
Andri berharap para peserta PPAP mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya, membangun jejaring antar daerah, serta melahirkan ide-ide inovatif untuk pembangunan berkelanjutan. Lebih dari itu, mereka juga berperan sebagai duta budaya yang memperkenalkan kekayaan dan potensi daerah asal, yakni Jakarta, ke kancah nasional.
Ia berpesan agar seluruh finalis menjadikan ajang ini sebagai kesempatan berharga untuk mengukir prestasi, memperluas jejaring, dan menumbuhkan solidaritas sesama pemuda.
“Berkompetisilah dengan penuh semangat dan junjung tinggi sportivitas serta fair play. Jadilah pemuda yang memimpin dan berdampak,” tandasnya.