Transjakarta Perketat Pembinaan dan Sanksi Tegas Bagi Pramudi Mikrotrans

Senin, 18 Agustus 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1510

Transjakarta Perketat Pembinaan dan Sanksi Tegas Bagi Pramudi Mikrotrans

(Foto: Ilustrasi)

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelanggan dengan memperketat pembinaan serta pemberian sanksi tegas kepada pramudi Mikrotrans yang terbukti ugal-ugalan.

"Kami tidak segan memberikan sanksi tegas,"

Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transjakarta, Daud Joseph mengatakan, layanan Mikrotrans memang menghadapi tantangan lebih besar karena beroperasi di jalan kecil yang rawan insiden. Namun, Transjakarta memastikan perilaku negatif oknum sopir tidak boleh dibiarkan meluas.

Untuk itu, Transjakarta menerapkan sistem pembinaan berjenjang, dimulai dari pembaharuan sertifikat pramudi secara berkala, pelatihan rutin, hingga refreshment perilaku agar standar pelayanan tetap terjaga.

“Jika ada pelanggaran, pramudi langsung dipanggil ke bagian binaan pramudi. Kami tidak segan memberikan sanksi tegas bila terbukti membahayakan penumpang maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Daud, Senin (18/8).

Selain itu, armada Mikrotrans telah dilengkapi CCTV untuk memantau kinerja pramudi dan menjadi bahan evaluasi bila terjadi insiden. Transjakarta juga membuka kanal pengaduan melalui hotline 1500-102 agar masyarakat bisa melaporkan secara langsung perilaku sopir yang tidak sesuai aturan.

“Dengan kombinasi pembinaan, pengawasan teknologi, serta sanksi yang tegas, Transjakarta berupaya menciptakan layanan Mikrotrans yang lebih aman, tertib, dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan,” katanya.

Meski kritik terhadap perilaku sebagian sopir Mikrotrans JakLingko mencuat, tidak dapat dipungkiri bahwa layanan ini tetap berperan penting sebagai transportasi penghubung bagi warga, khususnya di wilayah permukiman dan jalan kecil yang belum terjangkau angkutan umum besar.

“Keberadaan Mikrotrans membantu mobilitas masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan transportasi publik sehari-hari,” ucapnya.

Namun demikian, sambungnya, harapan publik tetap mengarah pada peningkatan kualitas layanan. Maka itu, keselamatan dan kenyamanan penumpang perlu dijaga tanpa kompromi, sekalipun layanan diberikan secara gratis.

“Di sinilah pentingnya kolaborasi antara pramudi, operator, dan pihak berwenang agar tercipta sistem yang lebih tertib, profesional, serta tetap berpihak pada masyarakat luas,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Transjakarta Academy Diharapkan Jadi Percontohan Corpu BUMD DKI

Transjakarta Academy Diharapkan Jadi Percontohan Corpu BUMD DKI

Senin, 28 Juli 2025 791

Transjakarta, Penghargaan, Pramudi Terbaik, Abdi Yasa Teladan 2025, Tingkat Provinsi

Transjakarta Sabet Penghargaan Pramudi Terbaik di Ajang Abdi Yasa Teladan 2025

Sabtu, 16 Agustus 2025 1825

Pimpinan Operator dan Mitra Diajak Merasakan Layanan Transjakarta

Pimpinan Operator dan Mitra Diajak Merasakan Layanan Transjakarta

Kamis, 10 Juli 2025 3008

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 4495

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1310

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2949

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1461

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1287

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks