Pramono Ceritakan Perjalanan Hidupnya di Buku "Panggung Depan Panggung Belakang"

Rabu, 06 Agustus 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1719

Pramono Ceritakan Perjalanan Hidupnya di Buku 'Panggung Depan Panggung Belakang'

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri acara peluncuran buku "Panggung Depan Panggung Belakang: Seuntai Kata dan Rupa Pramono Anung Wibowo (Bang Nung)" di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/8).

"terlalu sering di panggung belakang,"

Buku ini ditulis oleh Wisnu Nugroho dan Chandra Gautama yang mengungkap berbagai pemikiran yang telah membentuk perjalanan hidup Pramono.

Dalam sambutannya, Pramono menceritakan bahwa buku ini adalah refleksi mendalam tentang kehidupannya, terutama perannya saat ini sebagai Gubernur Jakarta. Ia merasa bahwa dirinya lebih banyak berada di "panggung belakang" selama 26 tahun berkarier di pemerintahan.

"Maka kenapa ketika masuk ke Balai Kota, inilah yang betul-betul menjadi panggung depan saya pertama kali. Ini betul-betul menjadi panggung depan utama besar saya pertama kali, yang tidak pernah saya bayangkan selama ini. Karena terlalu sering di panggung belakang," ujar Pramono.

Pramono menyampaikan, buku ini merangkum beberapa nilai utama kehidupannya. Pertama yakni peran keluarga dalam perjalanan hidupnya.

Pramono mengatakan, keluarga dan guru berperan penting dalam membentuk pandangan hidupnya. Ia kemudian menceritakan perjalanan hidupnya yang dulunya sering berpindah-pindah tempat.

Selain itu, masa muda Pramono saat menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB) juga menjadi bagian penting dalam hidupnya. Di sana, ia belajar berorganisasi, solidaritas, dan keberanian menyuarakan pendapat.

Dalam buku ini, Pramono juga membagikan pengalamannya selama 25 tahun di pemerintahan. Ia pernah menjadi Sekretaris Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri, terpilih menjadi anggota DPR empat periode, pimpinan DPR, dan dua periode menjadi menteri.

Namun dalam kariernya di pemerintahan, Pramono menyebut bahwa jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah yang paling berkesan.

"Kalau teman-teman sekalian tanya kepada saya, pada jabatan apa yang memberi kesan yang luar biasa? Saya menjawab seketika menjadi Gubernur ini. Karena saya merasa sudah selesai dengan diri saya sendiri," katanya.

Sebagai Gubernur DKI Jakarta, Pramono ingin membawa warna berbeda dalam kepemimpinannya serta memberikan kebebasan bagi para ASN untuk berkreasi dan berinovasi.

Lebih lanjut, Pramono kemudian menceritakan kehidupan pribadinya sebagai orang tua. Ia juga mengungkapkan hubungan dekatnya dengan anak-anaknya di tengah kesibukannya berkarier di pemerintahan.

"Saya merasa bersyukur dalam keluarga yang begitu dekat, begitu apa adanya," ucapnya.

Terakhir, ia kemudian menceritakan mengenai keputusannya untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pramono mengaku awalnya menolak, namun akhirnya menerima dan menjalaninya dengan sepenuh hati. Sebab baginya, hal utama dalam hidup adalah kepercayaan.

Ia pun mengungkapkan pesan ayahnya yang selama ini menjadi pegangan hidupnya, yakni agar menghindari korupsi.

"Saya mengutip kata-kata dari bapak saya. Bapak saya guru, akhirnya menjadi kepala sekolah. Dan itu gak pernah lupa dalam hidup saya, 'Kamu jangan korupsi, kalau masih kurang, kerja keras'," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT
Ahli Waris Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci Terima Santunan dari Pemprov DKI

Ahli Waris Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci Terima Santunan dari Pemprov DKI

Rabu, 06 Agustus 2025 1667

Dinkes DKI Targetkan Seluruh Puskesmas Miliki Psikolog Tahun Ini

Seluruh Puskesmas di Jakarta Ditarget Miliki Layanan Psikolog Tahun Ini

Rabu, 06 Agustus 2025 4239

Pramono Minta BUMD DKI Jaga Profesionalitas dan Berorientasi Sehat

Pramono Minta BUMD Jaga Profesionalitas dan Berorientasi Sehat

Rabu, 06 Agustus 2025 1407

Benahi Food Station, Pramono Tunjuk Teguh Setyabudi Jadi Komut

Benahi Food Station, Pramono Tunjuk Teguh Setyabudi Jadi Komut

Selasa, 05 Agustus 2025 1707

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7415

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2671

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1652

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2888

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2173

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks