Komisi E Dukung Penuh Penambahan Anggaran Sektor Pendidikan

Jumat, 11 Juli 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 606

Personel Sudin SDA Jakpus Dikerahkan Normalisasi Saluran Air di Petamburan III

(Foto: doc)

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian membacakan rekomendasi Komisi E dalam pembahasan perubahan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025, khususnya untuk sektor pendidikan.

"mendorong peningkatan daya tampung sekolah,"

Dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta dan pihak eksekutif, anggaran Dinas Pendidikan (Disdik) disepakati naik dari Rp18,5 triliun menjadi Rp19,7 triliun.

Komisi E mendukung penuh tambahan anggaran ini, termasuk penambahan Rp51,4 miliar untuk program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan perluasan sekolah gratis.

Namun, Justin menekankan pentingnya program KJP dan KJMU tepat sasaran serta bebas dari praktik pungutan liar di sekolah. Dinas Pendidikan juga diminta memberikan data rinci jumlah penerima bantuan, besaran bantuan, dan perbandingannya dengan tahun sebelumnya.

"Komisi E turut mendorong peningkatan daya tampung sekolah negeri serta perluasan program sekolah gratis ke sekolah swasta. Untuk itu, Disdik diminta menyampaikan data lengkap mengenai lokasi sekolah, jumlah sekolah, dan kuota penerimaan siswa dalam program sekolah swasta gratis," ujarnya, Jumat (11/7).

Dalam hal pemerataan akses, Komisi E juga mengusulkan penambahan jumlah sekolah inklusi bagi anak berkebutuhan khusus serta percepatan penyediaan fasilitas pendidikan yang ramah disabilitas.

Rekomendasi lainnya meliputi penyusunan peta kebutuhan perangkat digital dan penganggaran khusus untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi. DPRD juga meminta perhatian serius terhadap progres pembangunan sekolah, agar seluruh proyek berjalan sesuai standar bangunan yang aman dan selesai tepat waktu.

“Kasus seperti kerusakan atap di SDN 09 Kebayoran Lama harus menjadi perhatian. Pemeliharaan gedung sekolah harus mendapatkan alokasi anggaran yang memadai,” kata Justin.

Komisi E juga meminta kebijakan penerimaan peserta didik baru berbasis domisili dan usia ditinjau ulang karena dinilai menyulitkan akses anak-anak ke sekolah negeri.

"Komisi E mendukung tambahan dana untuk sekolah gratis, namun mengingatkan agar pengurangan dana BOS tidak berujung pada pembebanan biaya operasional kepada orang tua siswa," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Begini Skema Penerapan 40 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta

Komisi E Sampaikan Skema Uji Coba Penerapan 40 Sekolah Swasta Gratis

Rabu, 09 Juli 2025 653

Komisi E Dukung Penambahan Anggaran KJP Plus di APBD Perubahan 2025

Komisi E Dukung Penambahan Anggaran KJP Plus

Rabu, 09 Juli 2025 984

Ketua DPRD DKI Harap Pembahasan APBD Perubahan Dipercepat

Ketua DPRD Harap Pembahasan APBD Perubahan Dipercepat

Senin, 07 Juli 2025 707

BERITA POPULER
Tumpukan Sampah di TPS RW 10 Penggilingan Sudah Dibersihkan

Tumpukan Sampah di TPS RW 10 Penggilingan Tuntas Dibersihkan

Kamis, 08 Januari 2026 1143

 50 Kilogram Jagung Pulut Berhasil Dipanen dari Pulau Tidung Kecil

50 Kilogram Jagung Pulut Dipanen di Pulau Tidung Kecil

Rabu, 07 Januari 2026 1398

Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Jakpro Konsisten Laksanakan Penugasan Strategis Sepanjang 2025

Kamis, 08 Januari 2026 1022

Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Kamis, 08 Januari 2026 946

Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

Selasa, 06 Januari 2026 1046

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks