Senin, 23 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1112
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Innalillahi wainnailaihi raji'un, kabar duka datang dari mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi DKI Jakarta periode 2005–2010, Harianto Badjoeri yang akrab disapa HB. Ia meninggal dunia pada Minggu (22/2) pukul 23.18 WIB.
Harianto Badjoeri yang menjabat sebagai Kasatpol PP pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah.
"Banyak hal bermanfaat yang beliau lakukan"
Berdasarkan pantauan Beritajakarta.id di rumah duka, sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, almarhum terlebih dahulu dilepas dari kediamannya di wilayah Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan melalui upacara kedinasan Satpol PP. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan.
Satriadi mengatakan, almarhum merupakan sosok yang memiliki dedikasi dan kinerja luar biasa bagi Satpol PP DKI Jakarta. Selama masa pengabdian dan kepemimpinannya, berbagai penanganan dan pembinaan terhadap jajaran Satpol PP telah dilakukan dengan baik.
"Banyak hal bermanfaat yang beliau lakukan selama menjabat. Salah satunya memberikan penghargaan kepada para pegawai. Bagi yang beragama Islam diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah umrah, sedangkan bagi yang beragama Nasrani diberikan kesempatan mengikuti perjalanan religi ke Yerusalem," ujarnya, Senin (23/2).
Ia menuturkan, kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi seluruh jajaran Satpol PP. Menurutnya, Harianto Badjoeri merupakan sosok bapak, panutan, sekaligus orang tua bagi keluarga besar Satpol PP.
"Kami sangat berduka. Hari ini kami mengantarkan beliau ke tempat peristirahatan terakhir. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tandasnya.
Dalam upacara pelepasan tersebut turut hadir mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo, serta mantan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, bersama sejumlah pejabat dan tokoh lainnya.