DPRD-Koopsud 1 Bahas Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

Senin, 28 April 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Andry 2078

Rapat Bersama Koopsud I, DPRD DKI Bahas Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta bersama Komando Operasi Udara I (Koopsud I) TNI AU membahas pembangunan sistem penginderaan jarak jauh untuk mitigasi bencana hidrometeorologi.

"Beliau memiliki alat deteksi cuaca,"

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengungkapkan, dalam rapat bersama Asisten Perencanaan (Asren) Koopsud I Kolonel Penerbang Deddy Iskandar, pihaknya mendapatkan banyak tambahan pengetahuan terkait alat deteksi cuaca.

"Manfaatnya banyak sekali. Teman-teman, termasuk saya, jadi bertambah pengetahuan soal cuaca karena tadi dijelaskan," ujar Mujiyono usai rapat koordinasi terkait bantuan dana hibah di DPRD DKI Jakarta, Senin (28/4).

Dalam rapat tersebut, Kolonel Deddy Iskandar memaparkan mengenai pembangunan sistem penginderaan jarak jauh yang mampu memitigasi bencana hidrometeorologi. Deddy, yang merupakan seorang penerbang berpengalaman, juga rutin memantau kondisi udara di wilayah Ibu Kota.

"Beliau memiliki alat deteksi cuaca, mulai dari memantau tingkat awan, ketebalan awan, potensi hujan, hingga kekuatan angin. Dia punya alat itu," ungkap Mujiyono.

Menurutnya, alat deteksi cuaca milik TNI AU tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung mitigasi bencana di Jakarta. Dengan adanya sistem informasi peringatan dini, Pemprov DKI dapat segera melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

"Nah ini manfaatnya luar biasa. Bisa buat urusan kebencanaan, misalkan diprakirakan terjadi hujan atau cuaca ekstrem di DKI Jakarta Itu kan deteksinya sudah dari awal," jelasnya.

Mujiyono menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bisa memanfaatkan data dari Koopsud I untuk melaksanakan OMC, sehingga curah hujan bisa dipecah ke beberapa lokasi dan mencegah bencana akibat cuaca ekstrem.

"BPBD bisa memanfaatkan alat itu untuk melakukan OMC, seperti yang sudah sering dilakukan, agar hujan tidak terkonsentrasi di satu titik dan mengurangi risiko bencana," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Fenomena Super New Moon, Warga Pesisir Jakarta Dimint Waspada Banjir Rob

Fenomena Super New Moon, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob

Senin, 28 April 2025 1128

OMC Tahap Tiga Hari Kedua Dilaksankan Dua Sorti

Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini Dilakukan Dua Sorti Penerbangan

Rabu, 12 Maret 2025 781

OMC Intensifkan Modifikasi Cuaca di Hari Keenam untuk Antisipasi Hujan Lebat

Operasi Modifikasi Cuaca Terus Diintensifkan

Senin, 17 Maret 2025 1004

 Hari Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Gelar Simulasi di Berbagai Lokasi

Hari Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Gelar Simulasi di Berbagai Lokasi

Senin, 28 April 2025 835

BERITA POPULER
Wali Kota Jakbar, Iin Mutmainnah serahkan SK PPPK Paruh Waktu

Wali Kota Jakbar Minta 485 PPPK Paruh Waktu Berikan Pelayanan Prima

Jumat, 02 Januari 2026 7582

Pohon Tumbang dan Genangan di Pulau Untung Jawa Tuntas Ditangani

Pohon Tumbang dan Genangan di Pulau Untung Jawa Tuntas Ditangani

Jumat, 02 Januari 2026 2989

Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

Selasa, 06 Januari 2026 850

Arus Balik Libur Nataru Mulai Menggeliat di Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Nataru Mulai Menggeliat di Terminal Terpadu Pulo Gebang

Jumat, 02 Januari 2026 1476

Arus Balik Pemudik Mulai Terlihat di Terminal Tanjung Priok

Arus Balik Nataru di Terminal Tanjung Priok Mulai Terlihat

Sabtu, 03 Januari 2026 1311

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks