Pemantauan dan Pengawasan Pangan Dilakukan di Pasar Kebayoran Lama

Kamis, 20 Maret 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1071

Pemantauan dan Pengawasan Pangan Dilakukan di Pasar Kebayoran Lama

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta terus mengintensifkan pemantauan dan pengawasan pangan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran. Hari ini monitoring dilakukan di Pasar Kebayoran Lama.

"Supply dan demand berjalan dengan baik"

Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Mumu Mujtahid mengatakan, selama Ramadan, kegiatan ini dilakukan secara rutin di hari Kamis setiap pekan setelah dilakukan pelaksanan rapat terkait ketersediaan dan keamanan pangan. 

"Setiap melakukan kegiatan ini, kami melibatkan Sudin terkait seperti, Sudin KPKP Jakarta Selatan, Sudin PPKUKM, BBPOM di Jakarta, serta camat dan lurah setempat," ujarnya, Kamis (20/3). 

Mumu menjelaskan, dalam pemantauan harga bahan pangan di Pasar Kebayoran Lama didapati sejumlah komoditas harganya masih cukup stabil, bahkan ada yang mengalami penurunan.

Mumu memaparkan, untuk penurunan harga terjadi pada ayam potong yang sebelumnya mencapai Rp 80.000, pada hari ini menjadi Rp 70.000 per ekor atau lebih dari 2,5 kilogram

Kemudian, telur ayam juga mengalami penurunan yang semula Rp 30.000 menjadi Rp 28.000 per kilogram. Untuk harga daging sapi biasa Rp 140.000 per kilogram, daging sapi khas dalam dijual pedagang  dengan harga Rp 150.000.

"Untuk kenaikan harga terpantau ada pada cabai rawit merah yang sebelumnya Rp 110.000 per kilogram, ada kenaikan Rp 10.000," terangnya.

Menurutnya, saat ini seluruh bahan pangan di Pasar Kebayoran Lama selalu tercukupi. Meski permintaan biasa meningkat menjelang Idulfitri, namun pasokan juga terus ada.

"Di sini semuanya terpenuhi. Artinya, supply dan demand berjalan dengan baik antara pedagang dan pembeli," bebernya. 

Ia menambahkan, untuk pengawasan pangan di Pasar Kebayoran Lama dilakukan dengan mengambil dan menguji 15 sampel makanan. Hasil uji dari BBPOM diketahui ada kue mangkok yang mengandung pewarna tekstil atau Rhodamin B. 

"Penjualnya langsung kita berikan pembinaan karena bukan merupakan produsen, tapi memperoleh dari tempat lain. Hasil temuan langsung kita musnahkan agar tidak dikonsumsi masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pengawasan Pangan Dilakukan di Ranch Market Pondok Indah

Pengawasan Pangan Dilakukan di Ranch Market Pondok Indah

Rabu, 19 Maret 2025 948

1.330 Peserta Meriahkan Panen Raya di 266 Titik

Panen Raya Upaya Wujudkan Swasembada Pangan di Jakarta

Rabu, 19 Maret 2025 1208

 Munjirin Ajak Warga Jaga Ketahanan Pangan Dengan Menanam

Munjirin Ajak Warga Jaga Ketahanan Pangan Lewat Pertanian Perkotaan

Rabu, 19 Maret 2025 699

Jaga Kestabilan Harga Jelang Lebaran, Dharma Jaya Dukung Bazar Pangan Murah

Dharma Jaya Dukung Bazar Pangan Murah Jaga Stabilitas Harga

Rabu, 19 Maret 2025 856

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2380

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2455

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1751

Taman Lapangan Banteng doc

Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng

Sabtu, 21 Maret 2026 604

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 1007

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks