Kemunculan Lumba-lumba di Laut Jakarta Tanda Lingkungan Membaik

Jumat, 10 Januari 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 2321

 Dinas LH Sebut Kemunculan Lumba-lumba di Laut Jakarta Tanda Lingkungan Membaik

(Foto: Istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa kehadiran kawanan lumba-lumba di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, menjadi momentum perbaikan kualitas lingkungan laut di kawasan tersebut.

"Kehadiran mereka tentu menjadi kabar baik,"

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, kemunculan lumba-lumba bukan kali pertama terjadi, namun semakin sering terlihat belakangan ini, bahkan di perairan dekat pulau-pulau berpenghuni.

Asep menyampaikan, kehadiran kawanan lumba-lumba ini divideokan oleh awak Kapal Sampah Samtama 6 di perairan Pulau Pramuka.

Ia menjelaskan, lumba-lumba memang sering terlihat beberapa waktu terakhir, kadang di perairan yang cukup dekat dengan Pulau Pramuka, pulau yang dihuni masyarakat.

“Sebelumnya, lumba-lumba lebih sering muncul di laut lepas yang jauh dari daratan. Kehadiran mereka tentu menjadi kabar baik, karena ini mengindikasikan adanya perbaikan kualitas lingkungan perairan di Kepulauan Seribu,” ujar Asep, Jumat (10/1).

Menurutnya, kehadiran lumba-lumba di kawasan tersebut juga memiliki makna bagi para petugas kebersihan lingkungan di lapangan, yang biasa dikenal sebagai Pasukan DLH, sebagai simbol dukungan terhadap upaya menjaga lingkungan.

“Lumba-lumba muncul saat petugas sedang membersihkan perairan, bahkan mengikuti perahu kita. Ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh tim di lapangan,” katanya.

Asep mengatakan, lumba-lumba memiliki kepekaan yang tinggi terhadap kondisi lingkungan, sehingga kehadiran mereka di sekitar Kepulauan Seribu dapat diartikan sebagai tanda positif.

“Lumba-lumba tidak akan mendekat ke perairan yang tercemar atau berbahaya. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa upaya perbaikan lingkungan laut yang dilakukan, seperti pengelolaan sampah dan pembersihan perairan, mulai membuahkan hasil, ini merupakan indikator positif,” ucapnya.

Ia berharap momen ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan laut untuk keberlanjutan ekosistem yang ada. Asep menambahkan, upaya bersama untuk melindungi lingkungan laut tidak hanya berdampak pada keberlanjutan ekosistem, tetapi juga memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati keindahan dan kekayaan alam Kepulauan Seribu.

“Kami berharap kehadiran lumba-lumba ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan laut,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gerombolan Ikan Lumba-Lumba Muncul di Perairan Pulau Pramuka

Kawanan Lumba-lumba Muncul di Perairan Pulau Pramuka

Minggu, 11 Oktober 2020 4158

 5.878 Wisatawan Kunjungi Pulau Bidadari

5.878 Wisatawan Kunjungi Pulau Bidadari

Minggu, 03 Desember 2023 9368

Dinas LH Siap Fasilitasi Pengelolaan Food Waste Makan Bergizi Gratis

Dinas LH Siap Fasilitasi Pengelolaan Food Waste Makan Bergizi Gratis

Selasa, 07 Januari 2025 2386

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29732

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 10899

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1547

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1882

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 713

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks