Harga Cabai Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

Jumat, 14 Agustus 2015 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Rio Sandiputra 4638

Harga Cabai Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Harga cabai dipasaran mulai merangkak naik hingga Rp 80 ribu per kilogram. Pedagang meminta pemerintah untuk melakukan operasi pasar agar harga kembali stabil.

Bayangkan saja hanya hitungan hari harga cabai semuanya naik dari Rp 20 ribu per kilogram sekarang sudah menjadi Rp 80 ribu per kilogram

Samsuri (30) salah satu pedagang cabai di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, mengatakan jika harga cabai merangkak naik sejak 2 minggu lalu. Dan hingga kini kenaikkan sudah mencapai 4 kali lipat. “Bayangkan saja hanya hitungan hari harga cabai semuanya naik dari Rp 20 ribu per kilogram sekarang sudah menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Dan baru kali ini saya merasakan kenaikan harga cabe gila-gilaan,” ujar Samsuri, Jumat (14/8).

Sudah pasti, tambah Samsuri, dengan kenaikkan yang cukup tinggi pembeli pun enggan untuk membeli cabai. Omzet yang diperoleh Samsuri pun kini menurun. “Biasanya dalam satu hari saya bisa menjual cabai antara 12-15 kilogram. Tapi sekarang hanya 6-7 kilogram,” ucap Samsuri.

Kenaikkan harga cabai ini pun dikeluhkan oleh Sulastri (32) warga RT 04/06, Kelurahan Koja salah satu pembeli. “Cabai sangat mahal makanya saya belinya sedikit. Yang biasanya beli minimal setengah kilogram, kini hanya seperempat saja," katanya.

Sulastri pun meminta kepada pemerintah untuk bisa memperhatikan harga barang kebutuhan pokok dan juga sayur mayur. Karena dengan kenaikkan yang cukup tinggi, sudah pasti akan memberatkan kondisi perekonomian warga yang kurang mampu. "Pemerintah harus peduli dengan melakukan operasi pasar hingga harga cabai jadi stabil lagi,” harapnya.

Terkait hal ini, Manager Pasar Wilayah 2 Jakarta Utara, Matdoan Syamsudin, mengakui memang saat ini sejumlah sayur mayur mengalami kenaikan harga. Meski begitu diprediksi harga-harga tersebut akan segera turun. “Mudah-mudahan tak lama lagi harga-harga ini segera turun. Bahkan kami memprediksikan meski harga tinggi namun stok masih cukup," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pasca Lebaran 2015, Harga Kebutuhan Bahan Pangan di Ibukota Masih Naik

Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Stabil Sebulan Pasca Lebaran

Rabu, 29 Juli 2015 4978

Pasca Lebaran, Harga Bahan Pokok Melambung

Sepekan Lebaran, Harga Sayuran Masih Mahal

Jumat, 24 Juli 2015 3863

Jelang Puasa, Harga Sembako Mulai Merangsek Naek

Harga Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan

Selasa, 09 Juni 2015 3626

 DKPKP DKI Gandeng BUMD Atasi Kelangkaan Daging

DKI Terus Atasi Kelangkaan Daging Sapi

Jumat, 14 Agustus 2015 5331

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7146

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4834

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2361

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2536

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1188

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks