Harga Cabai Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

Jumat, 14 Agustus 2015 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Rio Sandiputra 4213

Harga Cabai Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Harga cabai dipasaran mulai merangkak naik hingga Rp 80 ribu per kilogram. Pedagang meminta pemerintah untuk melakukan operasi pasar agar harga kembali stabil.

Bayangkan saja hanya hitungan hari harga cabai semuanya naik dari Rp 20 ribu per kilogram sekarang sudah menjadi Rp 80 ribu per kilogram

Samsuri (30) salah satu pedagang cabai di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, mengatakan jika harga cabai merangkak naik sejak 2 minggu lalu. Dan hingga kini kenaikkan sudah mencapai 4 kali lipat. “Bayangkan saja hanya hitungan hari harga cabai semuanya naik dari Rp 20 ribu per kilogram sekarang sudah menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Dan baru kali ini saya merasakan kenaikan harga cabe gila-gilaan,” ujar Samsuri, Jumat (14/8).

Sudah pasti, tambah Samsuri, dengan kenaikkan yang cukup tinggi pembeli pun enggan untuk membeli cabai. Omzet yang diperoleh Samsuri pun kini menurun. “Biasanya dalam satu hari saya bisa menjual cabai antara 12-15 kilogram. Tapi sekarang hanya 6-7 kilogram,” ucap Samsuri.

Kenaikkan harga cabai ini pun dikeluhkan oleh Sulastri (32) warga RT 04/06, Kelurahan Koja salah satu pembeli. “Cabai sangat mahal makanya saya belinya sedikit. Yang biasanya beli minimal setengah kilogram, kini hanya seperempat saja," katanya.

Sulastri pun meminta kepada pemerintah untuk bisa memperhatikan harga barang kebutuhan pokok dan juga sayur mayur. Karena dengan kenaikkan yang cukup tinggi, sudah pasti akan memberatkan kondisi perekonomian warga yang kurang mampu. "Pemerintah harus peduli dengan melakukan operasi pasar hingga harga cabai jadi stabil lagi,” harapnya.

Terkait hal ini, Manager Pasar Wilayah 2 Jakarta Utara, Matdoan Syamsudin, mengakui memang saat ini sejumlah sayur mayur mengalami kenaikan harga. Meski begitu diprediksi harga-harga tersebut akan segera turun. “Mudah-mudahan tak lama lagi harga-harga ini segera turun. Bahkan kami memprediksikan meski harga tinggi namun stok masih cukup," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pasca Lebaran 2015, Harga Kebutuhan Bahan Pangan di Ibukota Masih Naik

Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Stabil Sebulan Pasca Lebaran

Rabu, 29 Juli 2015 4709

Pasca Lebaran, Harga Bahan Pokok Melambung

Sepekan Lebaran, Harga Sayuran Masih Mahal

Jumat, 24 Juli 2015 3538

Jelang Puasa, Harga Sembako Mulai Merangsek Naek

Harga Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan

Selasa, 09 Juni 2015 3324

 DKPKP DKI Gandeng BUMD Atasi Kelangkaan Daging

DKI Terus Atasi Kelangkaan Daging Sapi

Jumat, 14 Agustus 2015 4945

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3688

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 647

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1422

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1037

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks