Puskesmas Kepulauan Seribu Utara Lakukan Surveilans Risiko Malaria

Senin, 23 September 2024 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 1447

 Puskesmas Kepulauan Seribu Utara Lakukan Surveilans Risiko Malaria di Enam Pulau

(Foto: Anita Karyati)

Pihak Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara melakukan surveilans faktor risiko malaria di enam pulau resort. Kegiatan menjadi upaya pencegahan dan penanganan penyakit malaria di Kepulauan Seribu.

Melakukan pencegahan 

Kepala Satuan Pelaksana Upaya Kesehatan Masyarakat Puskesmas Kecamatan Seribu Utara, Ratu Juwita mengatakan, kegiatan surveilans faktor risiko malaria rutin dilakukan setiap triwulan, baik itu di pulau pemukiman maupun pulau resort.

"Wilayah kepulauan itu sangat rentan terhadap penyakit malaria karena banyak tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk Anopheles. Untuk itu, kita rutin melakukan pencegahan dan pemetaan terhadap wilayah reseptif malaria," ujarnya, Senin (23/9).

Ratu merinci, keenam pulau yang manjadi lokasi surveilans malaria yakni Pulau Pantara, Pulau Bintang, Pulau Matahari, Pulau Dolphin, Pulau Kayu Angin Putri  dan Pulau Kaliage.

"Setelah kami melakukan pemeriksaan,  ditemukan jentik nyamuk Anopheles di Pulau Kayu Angin Putri dan Aedes Aegypti di Pulau Bintang," terangnya.

Menurutnya, pada saat yang sama juga dilakukan sosialisasi terhadap pemilik resort, untuk melakukan pencegahan dan menerapkan 3M Plus (menguras, menutup, dan mengubur).

"Kita perlu lakukan upaya preventif agar tidak ada tempat atau lokasi yang bisa menjadi sarang jentik nyamuk," ungkapnya.

Ratu menambahkan, dalam kegiatan ini juga melibatkan unsur dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu, serta jajaran Kecamatan.

"Kami ingin pemilik resort maupun masyarakat dapat lebih memahami dan peduli tentang penyakit malaria dan DBD, serta dapat melakukan tindakan pencegahan sejak dini dengan mengeliminasi sarang nyamuk di Kepulauan Seribu," bebernya.

Sementara itu, Camat Kepulauan Seribu Utara, Angga Saputra mendukung kegiatan surveilans faktor risiko malaria. Kegiatan monitoring di lapangan dan sosialisasi ini penting bagi warga agar mereka tahu bahaya penularan, gejala hingga pencegahan malaria.

"Untuk di seluruh Pulau Penduduk kami terus mengintensifkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Alhamdulillah, ingga saat ini masih zero penularan malaria maupun DBD," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gencarkan PSN, Angka DBD di Pondok Labu Turun Signifikan

Kasus DBD di Kelurahan Pondok Labu Turun Signifikan

Jumat, 09 Agustus 2024 1621

PSN di Cijantung, Jumantik Temukan Jentik Nyamuk

PSN di Cijantung Temukan Jentik Nyamuk

Jumat, 13 September 2024 1353

Pemkot Jakpus Bahas Tiga Isu Penyakit Menular

Pemkot Jakpus Bahas Tiga Isu Penyakit Menular

Jumat, 29 September 2023 4933

PSN di Kelurahan Cilandak Timur Sasar 62 Rumah

PSN di Kelurahan Cilandak Timur Sasar 62 Rumah

Jumat, 28 Juni 2024 1283

Pemkot Jakut Gelar Pertemuan Penanganan Aids, TBC dan Malaria Lintas Sektor

Pemkot Jakut Bahas Penanganan AIDS, TBC dan Malaria

Rabu, 13 September 2023 5351

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2854

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1254

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1044

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1186

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 578

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks