Tekan Kasus TB, Petugas Gabungan Gerebek Dahak di Cakung Barat

Kamis, 04 Juli 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 1352

Tekan Kasus TB, Petugas Gabungan Grebek Dahak di Cakung Barat

(Foto: Nurito)

Puluhan petugas gabungan melakukan gerebek dahak di wilayah RW 08, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (4/7). Gerakan ini dilakukan dalam rangka penanganan kasus tuberculosis (TB). Kegiatan melibatkan petugas dari Puskesmas Kelurahan Cakung Barat dibantu Poltekkes 3 Jakarta.

Kita proaktif jemput bola mendatangi warga yang terkena TB,

Dalam gerebek dahak, petugas gabungan door to door mendatangi rumah warga yang ditengarai terkena TB. Petugas mengambil sampel dahak untuk diperiksa di laboratorium Puskesmas Kecamatan Cakung. Jika dinyatakan positif maka akan dilakukan penanganan lanjutan.

Kepala Puskesmas Kelurahan Cakung Barat, Isti Rahma mengatakan, grebek dahak ini tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan bulan lalu. 

Tercatat ada 55 warga terduga TB yang diambil sampel dahaknya. Diharapkan dengan kegiatan tersebut kasus TB dapat diatasi secepatnya.

"Kita proaktif jemput bola mendatangi warga yang terkena TB, jadi tidak perlu menunggu mereka datang ke Puskesmas. Yang batuk kita ambil sampel dahaknya dibawa ke lab," ujar Isti.

Menurutnya, pemeriksaan dahak di laboratorium memakan waktu sekitar satu pekan untuk diketahui hasilnya. Mengingat pemeriksaannya dilakukan secara bersamaan se-kecamatan Cakung sehingga harus antri.

Jika positif TB akan dipanggil ke Puskesmas diperiksa darahnya, diberikan pengobatan secara gratis. Namun jika ada penyakit penyerta lainnya harus dirujuk ke rumah sakit.

"Penyakit TB ini bisa sembuh jika diobati secara intensif selama enam bulan. Namun jika resisten obat bisa lebih lama sekitar sembilan  bulan," ungkapnya.

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy menuturkan, dalam penanganan TB, pihaknya menggandeng stakeholder untuk membentuk kampung siaga TB, yang sudah dicanangkan Wali Kota Muhammad Anwar beberapa waktu lalu.

"Dengan pencanangan Kampung TB ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka kasusnya. Ini sekaligus untuk mendukung eliminasi Tuberkulosis 2030. Perlu kolaborasi lintas sektor dalam penanganannya, sama seperti kasus COVID 19," papar Herwin.

Diketahui TBC atau tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan kuman Mycobacterium Tuberculosis. TBC dikenal orang dengan sebutan penyakit tiga huruf, paru-paru basah, flek paru dan sebagainya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jaktim Akan Terus Perangi TBC

Pemkot Jaktim Terus Berupaya Tekan Kasus Tuberkulosis

Jumat, 14 Juni 2024 1508

 Dinas Kesehatan DKI Gelar Webinar Tuberculosis Se-dunia

Dinas Kesehatan Gelar Webinar Edukasi tentang Tuberkulosis

Kamis, 28 Maret 2024 10001

 100 Peserta Ikuti Sosialisais TBC di Jaksel

100 Peserta Ikuti Sosialisasi Penanggulangan Tuberkulosis di Jaksel

Rabu, 08 Maret 2023 2119

250 Peserta Ikuti Gebyar IVA Test di Mampang Prapapatan

250 Peserta Ikuti Gebyar IVA Test di Mampang Prapapatan

Senin, 06 Maret 2023 2021

 Puskesmas Kecamatan Ciracas Gelar Peringatan Hari TBC

Puskesmas Kecamatan Ciracas Gelar Peringatan Hari TBC Sedunia

Sabtu, 30 Maret 2019 3719

BERITA POPULER
Pramono menyampaikan jawaban atas dua Raperda di Rapat Paripurna DPRD DKI

Pramono Sampaikan Jawaban Raperda P4GN dan RPIP

Senin, 19 Januari 2026 11008

Transjakarta Perluas Rute Harapan Indah-Pulo Gadung

Waspada Hujan Merata Guyur Jakarta Sepanjang Hari Ini

Rabu, 21 Januari 2026 895

BMKG Prediksi Hujan Merata di Jakarta Hari Ini

BMKG Prediksi Hujan Merata di Jakarta Hari Ini

Selasa, 20 Januari 2026 747

Ima Mahdiah memimpin pelaksanaan rapat paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Pandangan Umum Fraksi DPRD DKI Terhadap Raperda P4GN dan RPIP

Senin, 19 Januari 2026 722

Seleksi Pelatihan Bahasa Jepang di PPKPI Pasar Rebo

Animo Pelatihan Bahasa Jepang di PPKPI Pasar Rebo Tinggi

Senin, 19 Januari 2026 662

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks