Lokasi Sampah di Ciracas Akan Dijadikan Embung

Kamis, 10 April 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 5649

Tumpukan sampah

(Foto: Nurito)

Lokasi Sampah di Ciracas Akan Dijadikan Embung

Kita targetkan hari Minggu rampung. Karena kan aksesnya sulit dijangkau, jadi kita gunakan gerobak untuk mengangkut ke mobil truk sampah

Warga RW 10 Ciracas, Jakarta Timur, saat ini mulai lega. Sebab tumpukan sampah yang terletak di lahan seluas 5.000 meter persegi di RT 01, mulai diangkut petugas kebersihan, Kamis (10/4). Bahkan, jika pemilik lahan itu bersedia dibebaskan, maka lahan akan dijadikan embung. Karena di kawasan tersebut menjadi langganan banjir saat musim hujan.

Camat Ciracas, Romi Sidharta mengatakan, seluruh sampah di lahan kosong di RT 01/10 Ciracas langsung dibuang, melibatkan 30-an petugas kebersihan. Namun karena banyaknya volume sampah, kemungkinan proses pembuangan akan memakan waktu empat hari. Ditargetkan pada hari Minggu (13/4), akan rampung. Hal ini mengingat akses kendaraan ke lokasi sangat sulit. Selama ini keberadaan sampah dikeluhkan warga keran telah menebar berbagai penyakit.

"Kita targetkan hari Minggu rampung. Karena kan aksesnya sulit dijangkau, jadi kita gunakan gerobak untuk mengangkut ke mobil truk sampah. Seluruhnya ditampung dulu di TPS Kelapadua Wetan, barulah ke TPA Bantar Gebang bersama sampah-sampah lainnya," ujar Romi Sidharta.

Kemudian, jika sudah bersihkan, di pinggiran lokasi pembuangan sampah akan ditanami pohon produktif. Seperti jambu, mangga, rambutan dan sebagainya. Namun karena tidak adanya lokasi pembuangan sampah, warga masih dibolehkan membuang sampah di tempat tersebut. Hanya saja akan lebih dilokalisir di satu titik, di sudut lahan. Tidak seperti sekarang, sampah menyebar di semua lahan yang ada.

Bahkan, setiap harinya akan disiapkan dua tenaga kebersihan untuk mengangkut sampah tersebut. Sehingga warga tak resah kembali. Tenaga kebersihan ini akan dibayar honornya melalui swadaya warga, yang dikoordinir pengurus RT setempat.

"Kami juga akan memanggil pemilik tanahnya agar ikut bertanggungjawab memelihara dan mengamankan lahan. Jika berkenan, lahan akan kita bebaskan dan dijadikan embung. Karena keluhan warga di sini kan banjir terus setiap hujan. Jika ada embung maka tidak banjir lagi," imbuh Romi Sidharta.

Abas (63), salah satu warga RT 01/10 Ciracas, mengaku sangat senang adanya sikap pemerintah yang langsung turun tangan. Ia berharap, nantinya petugas kebersihan rutin mengangkut sampah. Sebab jika tidak maka warga akan terus membakarnya setiap hari dan hal ini dikhawatirkan menimbulkan penyakit.

"Sekarang saja sudah banyak yang sakit karena sampahnya banyak belatung dan masuk ke rumah warga kalau lagi banjir. Kami berharap petugas rutin membuangnya setiap hari, warga juga siap membayar iuran demi kebersihan lingkungan," ujarnya.

Kasie Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Supriyatno mengakui, kawasan tersebut memang langganan banjir karena berada di dataran rendah. Pihaknya akan menindaklanjuti permintaan warga tersebut.

"Kami menunggu surat dari kelurahan atau kecamatan, nanti kita teruskan ke pimpinan. Areal tersebut memang tepat jika dibangun embung karena datarannya rendah dan warga sering kebanjiran. Namun harus ada kajian terlebih dulu sebelum dibangun embung itu," ujar Supriatno.

BERITA TERKAIT
Sampah Disaliran Air

Sampah di Kawasan Industri Pulogadung Dikeluhkan

Kamis, 10 April 2014 5918

petugas_kebersihan_ilustrasi.jpg

Warga Ciracas Keluhkan Tumpukan Sampah

Selasa, 08 April 2014 4116

sampah_menumpuk_digerobak_hendi.jpg

Warga Tambora Keluhkan Tumpukan Sampah

Selasa, 08 April 2014 5083

jokowi_balkot_jas_yossy.jpg

Temui Ahok, Jokowi Bahas Waduk dan Sampah

Kamis, 03 April 2014 3335

banjir_utara_budi.jpg

Diguyur Hujan, Sejumlah Wilayah di Jakbar Tergenang

Rabu, 09 April 2014 3543

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4657

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2173

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1748

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks