Basuki akan Bangun Rumah Layak Huni di Wilayah Kumuh

Rabu, 29 Juli 2015 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Agustian Anas 3574

Atasi Tawuran Basuki Ingin Bangun Rumah Layak

(Foto: Yopie Oscar)

Tawuran antar warga di Ibu Kota masih terus terjadi. Bahkan frekuensinya sudah semakin tinggi. Mayoritas tawuran di Jakarta terjadi di wilayah slum area atau wilayah kumuh. Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan membangun rumah sederhana layak huni di daerah kumuh tersebut.

Tawuran itu salah satunya karena kawasan kumuh. Makanya kita mau bangun rumah sederhana yang ukurannya tidak 18-24 meter persegi, tapi minimal 32-36 meter persegi

"Tawuran itu salah satunya karena kawasan kumuh. Makanya kita mau bangun rumah sederhana yang ukurannya tidak 18-24 meter persegi, tapi minimal 32-36 meter persegi," ujar Basuki, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/7).

Menurut Basuki, rumah yang hanya memiliki ruangan terbatas tidak layak untuk ditinggali. Sebab, aktivitas dari penghuni akan terbatasi sesuai dengan perannya.

Basuki mengatakan, beda halnya jika di dalam rumah antara orangtua dan anak mempunyai ruang kamar sendiri. "Coba kalau ada 2 kamar kan beda. Karena tidak ada kamar, akhirnya nongkrong di gang, lalu berkelahi dan tawuran," ungkap Basuki.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan dari sisi pengawanan pihaknya akan membangun pos-pos terpadu di titik rawan tawuran. Selain itu, akan dibentuk tim khusus yang melakukan pendekatan kepada masyarakat.

"Tim akan turun untuk mencari solusi dari pihak-pihak bertikai. Lalu kita buat program kegiatan yang melibatkan kubu-kubu itu, seperti main bola bersama atau kegiatan baksos dan seni," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Sampah genangan kramatjati nur2

25 Ton Sampah Sisa Genangan di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Kamis, 26 Maret 2026 1814

Personel Gabungan Bersihkan Sampah Pasca Genangan di Ciracas

Personel Gabungan Kebut Pembersihan Sampah Pascagenangan di Ciracas

Rabu, 25 Maret 2026 1843

4.Rano Ajak 400 Anak Nonton Film Pelangi di Mars

Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

Jumat, 27 Maret 2026 1170

P3k dki jakarta

Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

Minggu, 29 Maret 2026 791

Ancol libur lebaran rezap

Transaksi Program Mudik ke Jakarta Sudah Tembus Rp 21 Triliun

Rabu, 25 Maret 2026 1302

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks