Food Station Dukung Kementan Tingkatkan Produksi Padi dan Jagung

Rabu, 08 November 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 7414

Food Station Dukung Kementan Tingkatkan Produksi Padi dan Jagung

(Foto: Istimewa)

PT Food Station Tjipinang Jaya menghadiri pertemuan antara Pengusaha Pedagang Beras dan Penggilingan Padi (Perpadi) dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman di ruang kerja Kementan Gedung A Kementerian Pertanian, Selasa (7/11).

Jalan menuju swasembada harus kita lakukan dari sekarang

Pertemuan dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rangka mendukung program (Kementan) yang akan mendorong pertumbuhan produksi padi dan jagung melalui pemanfaatan lahan rawa yang ada di seluruh Indonesia.

Andi Amran Sulaiman mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama membangun sektor pertanian yang gemilang dan cemerlang. Dia berharap, produksi padi dan jagung bisa mencapai swasembada.

"Jalan menuju swasembada harus kita lakukan dari sekarang untuk menekan kebijakan impor. Jadi kita harus mandiri dan berdiri di kaki sendiri," ungkapnya, Rabu (8/11).

Ketua Perpadi, Sutarto Alimoeso menyampaikan, Perpadi siap mendukung kebijakan dan langkah-langkah Kementerian Pertanian seperti peningkatan produksi melalui pemanfaatan lahan rawa.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan pengusaha penggiling padi sangat penting untuk memastikan produksi yang dilakukan berjalan dengan baik. Salah satunya dengan merevitalisasi penggiling berskala kecil dengan memanfaatkan layanan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kami memohon kepada Pak Menteri (Pertanian) supaya penggilingan padi yang kecil-kecil itu direvitalisasi. Salah satu yang kita usulkan tentunya memberi kesempatan untuk memperoleh kredit yang mudah dan murah seperti KUR," kata Sutarto.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo berharap adanya pembatasan alat dan kapasitas produksi untuk satu entitas usaha sehingga pengusaha penggilingan yang besar tidak mematikan para penggilingan kecil. Selain itu, Kementan diharapkan dapat merangkul penggilingan kecil agar tetap bisa hidup dan tumbuh bersama.

Dia mengatakan, dari puluhan ribu jumlah penggilingan di Indonesia diperkirakan memiliki kapasitas produksi beras Inlet (dari bahan baku) Gabah Kering Panen (GKP) 94 juta ton per tahun.

“Namun, volume produksi GKP dari petani per tahun diperkirakan hanya sebesar 54 juta ton, sehingga terjadi saling rebutan bahan baku di antara penggilingan padi tersebut,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bagi pengusaha penggilingan yang memiliki modal dan kapasitas mesin yang besar, tentu saja akan banyak menyerap bahan baku dari para petani dengan jumlah yang sangat besar sehingga penggilingan kecil tidak kebagian bahan baku yang pada akhirnya mereka akan bangkrut.

“Prinsipnya, kami sangat mendukung kebijakan Kementan untuk meningkatkan volume produksi gabah kering melalui kemudahan dalam pemberian pupuk bersubsidi untuk petani, pemberian KUR pengusaha penggiling padi nasional serta konversi lahan untuk menjadi lahan pertanian,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Food Station Gandeng Kejari Pastikan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Food Station Gandeng Kejari Pastikan Good Corporate Governance

Rabu, 01 November 2023 6992

Food Station Gelar Goes To Campus IPB

Food Station Gelar Goes To Campus di IPB

Kamis, 05 Oktober 2023 10314

 3.000 Ton Beras SPHP Dikucurkan ke Pasar Induk Cipinang

3.000 Ton Beras SPHP Dikucurkan ke Pasar Induk Cipinang

Rabu, 13 September 2023 5135

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 889

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 814

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1189

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 609

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1139

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks