3.000 Ton Beras SPHP Dikucurkan ke Pasar Induk Cipinang

Rabu, 13 September 2023 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 5134

 3.000 Ton Beras SPHP Dikucurkan ke Pasar Induk Cipinang

(Foto: doc)

Pemerintah pusat melalui Perum Bulog, Selasa (13/9), mengucurkan sekitar 1.000 hingga 3.000 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Ini sebagai upaya menstabilkan harga beras di pasaran.

Menindaklanjuti permintaan presiden untuk melakukan intervensi harga beras medium

Operasi pasar beras ini ditinjau langsung Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, didampingi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arif Prasetyo Adi; Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekdaprov DKI Jakarta, Sri Haryati; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Suharini Eliawati; Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo; dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Zulkifli Hasan mengatakan, ribuan ton beras SPHP yang  berasal dari cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog ini digelontorkan dalam bentuk beras curah ukuran 50 kilogram per karung.

"Kegiatan SPHP ini menindaklanjuti permintaan presiden untuk melakukan intervensi harga beras medium. Masyarakat tidak perlu khawatir, stok cadangan beras pemerintah di Perum Bulog saat ini sebanyak 1,6 juta dan akan bertambah lagi 400 ribu ton," ujar Zulkifli.

Diharapkan, dengan adanya SPHP ini pekan depan harga beras medium di pasar akan kembali stabil.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi menyebutkan,  pasokan SPHP ke Pasar Induk Beras Cipinang hari ini merupakan yang pertama kalinya. 

Dalam sepekan ke depan, ungkap Arief, akan disalurkan 1.000 sampai dengan 3.000 ton. Dengan catatan, pelaku usaha di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) telah menyerahkan daftar pengecernya yang akan diverifikasi. Kemudian, Satgas Pangan akan memastikan penyaluran beras SPHP ini agar sampai kepada masyarakat.

"Saat ini harga beras SPHP di PIBC paling tinggi Rp. 10.385 per kilogram dan di pasar turunan atau pengecer sampai kepada masyarakat paling tinggi Rp. 10.900 per kilogram," papar Arif.

Sementara, Direktur Utama Food Station Pamrihadi Wiraryo berharap,  dengan digelontorkannya beras medium SPHP melalui PIBC ini dapat menurunkan harga beras medium IR 64 (III) yang saat ini rata-rata Rp 12.500 per kilogram.

"Beras medium SPHP nantinya akan disalurkan melalui pedagang pengecer di wilayah DKI Jakarta yang telah lolos proses verifikasi dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah DKI," paparnya.

Menurutnya,  dengan adanya beras SPHP ini maka masyarakat dapat membeli dengan harga yang tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah yaitu Rp.10.900 per kilogram.

BERITA TERKAIT
Food Station Siap Salurkan Beras SPHP di Pasar Induk Beras Cipinang

Food Station Siap Salurkan Beras SPHP di Pasar Induk Beras Cipinang

Selasa, 12 September 2023 6041

Dharma Jaya Perkuat Brand Awareness untuk Strategi Pemasaran

Dharma Jaya Perkuat Brand Awareness untuk Strategi Pemasaran

Kamis, 07 September 2023 5400

Heru Tinjau Kesiapan Pangan Jelang Ramadan di Pasar Induk Cipinang

Pj Gubernur Heru Tinjau Kesiapan Pangan Jelang Ramadan di Pasar Induk Cipinang

Jumat, 17 Maret 2023 2640

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 802

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1163

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1106

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks