Dinkes DKI Minta Masyarakat Waspadai Kenaikan Kasus Batuk, Pilek dan ISPA

Kamis, 10 Agustus 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 6185

Dinkes DKI, Masyarakat Waspadai, Batuk, Pilek dan ISPA

(Foto: Ilustrasi)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meminta masyarakat waspada dengan kenaikan kasus batuk, pilek, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan pneumonia.

Kondisi pancaroba kelembaban meningkat 

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menganjurkan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mencegah sakit dengan memakai masker.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama mengatakan, masker N95 jauh lebih baik untuk perlindungan diri.

“Kalau masker medis hanya dapat menyaring virus dan kuman lain. Polusi udara memiliki ukuran partikel yang jauh lebih kecil dari virus, sehingga masih bisa menembus masker medis,” ujar Ngabila, Kamis (10/8).

Ngabila juga meminta masyarakat mencegah sakit dengan menjaga imunitas selalu baik melalui penerapan pola hidup sehat CERDIK dan CERIA setiap hari, serta melengkapi imunisasi anak segera.

Pencegahan komplikasi dan kematian dapat dilakukan dengan cara deteksi dan pengobatan dini ISPA, pneumonia, bronkitis, PPOK, asma dan alergi.

“Terutama pada kelompok komorbid dan risiko tinggi yaitu bayi, balita, ibu hamil, lansia, komorbid berat, orang dengan imunodefisiensi atau status imunitas rendah,” ucap Ngabila.

Ngabila menambahkan, masyarakat dihadapkan dengan kondisi pancaroba tapi juga cuaca yang tidak dapat diprediksi karena faktor cuaca ekstrem, maka penting untuk menjaga imunitas tetap baik.

“Karena kondisi pancaroba kelembaban meningkat maka berbagai kuman seperti virus dan bakteri mudah masuk ke dalam tubuh. Juga pada kondisi pancaroba imunitas menurun karena stress, kecapekan, kurang tidur efek dari kemacetan dan lain-lain,” tandas Ngabila.

Berikut pola hidup sehat CERDIK dan CERIA setiap hari.

CERDIK :

• Cek kesehatan rutin: usia 15 tahun ke atas cek GRATIS penyakit tidak menular di puskesmas / posbindu terdekat 6-12 bulan sekali

• Enyahkan asap rokok: perokok aktif dan pasif sama-sama berbahaya

• Rajin olahraga: minimal 6.000 langkah per hari / 30 menit per hari, lima kali dalam seminggu

• Diet seimbang: makan sayur, buah 5 porsi per hari dan kurangi konsumsi gula, garam, lemak. Maksimal per hari konsumsi pada makanan dan snack yaitu gula 4 SDM, garam 1 SDT, lemak 5 SDM sudah termasuk minyak

• Istirahat cukup minimal 7 jam per hari

• Kelola stres dengan baik dengan meditasi, rekreasi, ibadah, dan lain-lain

CERIA :

• Cerdas intelektual, emosional dan spiritual

• Empati dalam berkomunikasi efektif

• Rajin beribadah sesuai agama dan keyakinan

• Interaksi yang bermanfaat bagi kehidupan

• Asah asih dan asuh tumbuh kembang dalam keluarga dan masyarakat.

BERITA TERKAIT
Dinkes DKI Pastikan Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Rabies

Dinkes DKI Pastikan Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Rabies

Senin, 03 Juli 2023 3883

Dinkes DKI : Kondisi Covid-19 di Jakarta Sangat Terkendali

Dinkes DKI: Kondisi COVID-19 di Jakarta Sangat Terkendali

Selasa, 13 Juni 2023 6365

Ini Langkah Antisipasi Dampak Fenomena El Nino

Ini Langkah Antisipasi Dampak Fenomena El Nino

Sabtu, 22 Juli 2023 14900

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2980

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 736

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 638

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1401

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1016

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks