Dinkes DKI Pastikan Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Rabies

Senin, 03 Juli 2023 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 4369

Dinkes DKI Pastikan Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Rabies

(Foto: doc)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan hingga saat ini tidak ditemukan kasus kematian yang disebabkan infeksi virus rabies akibat cakaran kucing atau anjing.

satus di Jakarta sudah eliminasi atau bebas rabies sejak 6 Oktober 2004

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama mengatakan, pihaknya hingga saat ini tidak menemukan kasus dan kematian akibat rabies positif.

"Sebab, satus di Jakarta sudah eliminasi atau bebas rabies sejak 6 Oktober 2004," ujar Ngabila Salama dalam keterangan tertulis, Senin (3/7).

Ia memaparkan, berdasarkan data sejak Januari hingga Juni 2023 telah terjadi sebanyak 1.733 kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR).

"Memang terjadi peningkatan kenaikan kasus GHPR selama bulan Juni 2023 sebanyak 442 kasus disebabkan gigitan atau cakaran anjing dan kucing," paparnya.

Ia mengimbau warga Jakarta yang terkena gigitan atau cakaran HPR melakukan beberapa upaya pencegahan di antaranya menghindari anak, lansia, kelompok disabilitas, pengasuh hewan, dan masyarakat lain dapat peka dan menghindari lokasi spesifik terdapat anjing untuk menghindari gigitan.

"Serta bekerja sama dengan pengurus RT setempat untuk melakukan pencegahan gigitan anjing dan kucing terutama di area permukiman warga," paparnya.

Pemilik hewan peliharaan kucing dan anjing, lanjut Ngabila, juga diimbau secara berkala melakukan vaksinasi rabies pada hewan.

"Warga yang memilikiHPR dapat berkoordinasi dengan Satuan Pelaksana Sudin KPKP setiap kecamatan untuk mengikuti program vaksinasi rabies gratis atau berbayar di klinik hewan terdekat," jelasnya.

Ia juga meminta warga tidak panik maupun membiarkan saat terkena gigitan atau cakaran HPR dan diminta melakukan pencegahan keparahan dan kematian.

Langkah awal penanganan yakni mencuci luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit dan lanjut menuju IGD dua RS rujukan di Jakarta yakni RSPI Sulianti saroso dan RSUD Tarakan.

"Pemerintah memberikan vaksin antirabies gratis di kedua rumah sakit rujukan sekaligus tata laksana lain yang lebih lengkap. Beberapa vaksin antirabies juga tersedia di RS lainnya secara berbayar," tandasnya.

BERITA TERKAIT
128 Kucing di Pulau Tidung Berhasil Divaksin Rabies dan Sterilisasi

128 Kucing di Pulau Tidung Divaksinasi Rabies dan Disterilisasi

Rabu, 31 Mei 2023 2529

 61 HPR Divaksin Rabies di Jaksel

KPKP Jaksel Vaksin 61 HPR di Dua Lokasi

Rabu, 24 Mei 2023 1962

 1.700 HPR Telah Divaksinasi di Jakarta Pusat

1.700 HPR di Jakpus Sudah Divaksinasi Rabies

Kamis, 18 Mei 2023 1491

 61 HPR Divaksin Rabies di Jaksel

KPKP Jaksel Vaksin 61 HPR di Dua Lokasi

Rabu, 24 Mei 2023 1962

 85 Kucing di Pulau Pramuka Divaksin Rabies dan Sterilisasi

85 Kucing di Pulau Pramuka Divaksin Rabies dan Sterilisasi

Sabtu, 13 Mei 2023 1740

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2477

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1199

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 955

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 505

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 390

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks