Kritis di RSUD Koja, Pengamen Meninggal

Rabu, 08 Juli 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 5987

PMKS Kecelakaan Saat Dibawa Ke Panti, Hembuskan Nafas Terakhir

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Mursani (54), yang sehari-hari berprofesi sebagai pengamen itu akhirnya meninggal. Pendarahan di bagian otaknya yang cukup parah membuat tim medis RSUD Koja, tak mampu lagi menyelamatkan nyawanya.

Hasil city scan di RS Premiere Jatinegara pun pendarahan di otak sudah meluas

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Koja, Dedi Setiawan mengatakan, saat dibawa ke RSUD Koja kondisi pasien memang sudah lemah. Kemudian, korban yang mengalami luka bagian kepala hingga pendarahan di bagian otak dirawat di ruang ICU dalam keadaan koma.

"Hasil city scan di RS Premiere Jatinegara pun pendarahan di otak sudah meluas. Tadi sekitar pukul 16.00 pasien meninggal, dan sudah diambil pihak Sudin Sosial untuk diserahkan pada keluarga," ucapnya, Rabu (8/7).

Sementara itu, Kepala Sudin Sosial Jakarta Utara, Uccu Rahayu mengaku, secara pribadi dirinya terjun mengurusi Mursani. Sejak pagi hingga sore saat Mursani menghembuskan nafas terakhir, dirinya beserta tim dari Sudin Sosial Jakarta Utara tetap mendampingi.

"Kita sudah mengupayakan yang terbaik, tapi Tuhan jua yang menentukan. Mulai dari pemulangan dari RS hingga pemakaman akan kita urus ambulans. Selain itu pada pihak keluarga kita akan beri santunan," jelasnya.

Ditambahkan Ucu, terhadap sang suami, Sanimin (37) pihak Sudin Sosial akan mencarikan solusi agar ia bisa bekerja. Menurut Uccu, Sanimin akan dicarikan program agar tidak lagi mengamen di jalanan.

Sebelumnya, kecelakaan berawal saat Mursani dan suami, Sanimin beserta seorang rekannya terjaring razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di perlimaan Semper, Senin (6/7). Kemudian, ketiganya dibawa petugas ke kantor Walikota Jakarta Utara untuk didata. Setelah didata, ketiganya digabung bersama 7 PMKS lain untuk  dibawa menuju panti sosial di Jakarta Timur.

Di tengah perjalanan, tepatnya Flyover Cempaka Putih arah Cawang, kelompok PMKS lain yang dibawa bersama mendobrak pintu belakang mobil pengangkut. Saat pintu belakang sudah terbuka, sebagian PMKS melarikan diri. Namun malangnya, Mursani terpental keluar mobil dan kepalanya terbentur trotoar. Akibatnya korban mengalami pendarahan di otak sehingga harus dibawa ke RSUD Koja.

BERITA TERKAIT
Kecelakaan Saat Dibawa Ke Panti, PMKS Koma

Terjatuh Saat Dibawa ke Panti, PMKS Koma

Selasa, 07 Juli 2015 3578

7 Joki Three In One Diamankan Di Kecamatan Menteng

Satpol PP Menyamar, Tujuh Joki 3 in 1 Ditangkap

Rabu, 11 Maret 2015 7247

Satpol PP Intensifkan Razia PMKS Bawa Anak

Satpol PP Intensifkan Razia PMKS Bawa Anak

Sabtu, 28 Maret 2015 5320

H-7 Lebaran, PMKS Dipulangkan ke Daerah Asal

H-7 Lebaran, PMKS Dipulangkan ke Daerah Asal

Senin, 06 Juli 2015 3868

Djarot Imbau Warga Tidak Beri Uang ke PMKS

Pemberi Uang ke Pengemis Terancam Pidana

Selasa, 07 Juli 2015 5121

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7096

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4786

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1770

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2432

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 961

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks