Loket Bus Diminta Pasang Pengumuman Tarif

Rabu, 08 Juli 2015 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 4181

 Enggan Pasang Tarif, Wakadishub Tegur Seluruh PO Bus

(Foto: Nurito)

Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Pargaulan Butar Butar meminta Kepala terminal Pulogaung untuk menata dan memasang pengumuman tarif di loket penjualan tiket di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Pasalnya, banyak perusahaan otobus yang telah menaikkan tarif. Padahal, belum ada keputusan resmi mengenai kenaikan tuslah.  

Setiap loket harusnya memasang tarif armadanya. Jika tidak, masyarakat bingung memilih akan naik bus apa

Seluruh pengumuman tersebut diminta telah terpasang Kamis (9/7) besok, saat dilakukan peninjauan dan pengecekan secara terpadu, mulai dari uji kendaraan, tes kesehatan awak bus, hingga tes urine dan narkoba.

"Setiap loket harusnya memasang tarif armadanya. Jika tidak, masyarakat bingung memilih akan naik bus apa. Tapi kalau ada tarifnya, mereka akan memilih, sesuai dengan kondisi isi kantongnya," ujar Pargaulan Butar Butar, saat menggelar inspeksi mendadak di Terminal Pulogadung, Rabu (8/7).

Pihaknya, kata Pargaulan, mengimbau seluruh transaksi penjualan tiket bus harus dilakukan di loket dan tidak ditagih di atas bus. Hal itu untuk menghindari adanya kecurangan dan praktik percaloan.

Namun, lanjut Pargaulan, khusus untuk bus eksekutif memang kenaikan tarifnya ditentukan pihak PO Bus, dengan mengedepankan tarif batas atas dan batas bawah. Kecuali untuk bus ekonomi, ketentuan kenaikan tarifnya harus mengikuti SK Kemenhub, yang rencananya diumumkan pada Jumat (10/7) mendatang.

Hengki Sinaga (40), salah satu pengurus PO Jaya, jurusan Jakarta-Ponorogo, mengatakan, pengumuman tarif memang sengaja belum dipasang. Sebab, saat ini belum adanya keputusan resmi dari pemerintah mengenai ketentuan tuslah. Namun ia juga mengakui kalau sebenarnya tarif armadanya sudah dinaikkan. Kenaikan tarif ini akan terus terjadi secara bertahap hingga puncak arus mudik pada H-3.

"Tarif AC ekonomi sudah naik sejak kemarin. Untuk jurusan Ponorogo, saat ini Rp 270 ribu. Sebelumnya masih Rp 220 ribu," ujar Hengki.

BERITA TERKAIT
 4.340 Penumpang warga Jakarta Pulang Kampung

4.340 Pemudik Diberangkatkan dari Terminal Kalideres

Rabu, 08 Juli 2015 4082

PO Bus di Terminal Rawamangun Ramai-ramai Naikkan Tarif

Tarif Bus di Terminal Rawamangun Mulai Naik

Selasa, 07 Juli 2015 5856

Kapal Ojek, Transportasi Alternatif di Kepulauan Seribu

Kapal Ojek, Transportasi Alternatif di Kepulauan Seribu

Selasa, 07 Juli 2015 5924

Jakut Antisipasi Munculnya Terminal Bayangan

Jakut Antisipasi Munculnya Terminal Bayangan

Senin, 06 Juli 2015 6238

Lebaran, Tarif Kapal ke Kepulauan Seribu Tak Naik

Lebaran, Tarif Kapal ke Kepulauan Seribu Tak Naik

Jumat, 03 Juli 2015 4767

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7131

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4819

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1996

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2497

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1078

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks