Tarif Bus di Terminal Rawamangun Mulai Naik

Selasa, 07 Juli 2015 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 5855

PO Bus di Terminal Rawamangun Ramai-ramai Naikkan Tarif

(Foto: Nurito)

Meskipun belum ada keputusan resmi dari pemerintah, namun sejumlah perusahaan otobus (PO) Bus di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, sudah menaikkan tarif secara sepihak. Bahkan, kenaikan tarif itu sudah diberlakukan sejak hari Senin (6/7) kemarin. Rata-rata kenaikan tarif berkisar antara 15-20 persen.

Semua PO Bus di sini memang sudah menaikkan tarif secara bertahap. Di PO Bus Gunung Harta jurusan Surabaya, saat ini juga sudah naik

Pantauan beritajakarta.com, Selasa (7/7), arus mudik masih terlihat sepi. Kendati begitu penumpang yang mudik tidak mempersoalkan kenaikan tarif  sebab belum terlalu signifikan.

Salah satunya, Bus ANS jurusan Padang dan sekitarnya, saat ini sudah naik Rp 500 ribu dari sebelumnya Rp 400 ribu. Tarif ini akan terus naik hingga maksimal Rp 600 ribu saat H-3 hingga H-1.

"Tarif ini juga akan naik lagi secara bertahap. Tanggal 10 naik menjadi sekitar Rp 400 ribu. Bahkan tanggal  13-15 Juli bisa mencapai Rp 600 ribu," ujar salah seorang petugas tiket yang enggan disebutkan namanya.

Guring (38), petugas tiket PO Bus Gunung Harta mengatakan, untuk jurusan Jakarta-Surabaya, saat ini sudah mencapai Rp 350 ribu. Padahal, sepekan lalu masih normal Rp 280 ribu.

"Semua PO Bus di sini memang sudah menaikkan tarif secara bertahap. Di PO Bus Gunung Harta jurusan Surabaya, saat ini juga sudah naik. Bahkan tanggal 14-15 Juli nanti naik lagi hingga mencapai Rp 550 ribu," ujar Guring.

Kepala Terminal Bus Rawamangun, Jian Robert Simanjuntak mengatakan, saat ini memang belum ada ketentuan kenaikan tarif armada pengangkut pemudik. Namun, ia juga tak bisa mengambil tindakan terhadap PO Bus yang menaikkan tarif sepihak. Alasannya, yang menaikkan tarif itu adalah PO Bus Eksekutif. Terlebih khusus untuk bus eksekutif memang ada ketentuan tarif batas atas dan batas bawah.

"Itu bukan pelanggaran karena kan tidak ada ketentuan standarnya untuk bus eksekutif. Jadi tarif atas bawah untuk bus eksekutif itu memang ditentukan oleh PO Bus itu sendiri," ujar Jian Robert Simanjuntak.

BERITA TERKAIT
 Tidak Ada Ruang Tunggu, Pemudik Keleleran di Terminal Rawamangun

Calon Pemudik Tunggu Bus di Luar Terminal

Selasa, 07 Juli 2015 4937

Puncak Mudik di Stasiun Senen Diprediksi H-5

Puncak Mudik di Stasiun Senen Diprediksi H-5

Senin, 06 Juli 2015 5232

Jelang Lebaran, Bisnis Sewa Mobil Sepi Order

Jelang Lebaran, Bisnis Sewa Mobil Sepi Order

Senin, 06 Juli 2015 4743

terminal bus pasar minggu

Awasi Tarif Bus Mudik, Petugas Dishub Menyamar

Kamis, 17 Juli 2014 5400

Menhub Tinjau Arus Mudik di Terminal Pulogadung

Menhub Tinjau Arus Mudik di Terminal Pulogadung

Rabu, 23 Juli 2014 4810

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7128

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4816

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1958

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2493

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1054

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks