Tarif Bus di Terminal Rawamangun Mulai Naik

Selasa, 07 Juli 2015 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 5803

PO Bus di Terminal Rawamangun Ramai-ramai Naikkan Tarif

(Foto: Nurito)

Meskipun belum ada keputusan resmi dari pemerintah, namun sejumlah perusahaan otobus (PO) Bus di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, sudah menaikkan tarif secara sepihak. Bahkan, kenaikan tarif itu sudah diberlakukan sejak hari Senin (6/7) kemarin. Rata-rata kenaikan tarif berkisar antara 15-20 persen.

Semua PO Bus di sini memang sudah menaikkan tarif secara bertahap. Di PO Bus Gunung Harta jurusan Surabaya, saat ini juga sudah naik

Pantauan beritajakarta.com, Selasa (7/7), arus mudik masih terlihat sepi. Kendati begitu penumpang yang mudik tidak mempersoalkan kenaikan tarif  sebab belum terlalu signifikan.

Salah satunya, Bus ANS jurusan Padang dan sekitarnya, saat ini sudah naik Rp 500 ribu dari sebelumnya Rp 400 ribu. Tarif ini akan terus naik hingga maksimal Rp 600 ribu saat H-3 hingga H-1.

"Tarif ini juga akan naik lagi secara bertahap. Tanggal 10 naik menjadi sekitar Rp 400 ribu. Bahkan tanggal  13-15 Juli bisa mencapai Rp 600 ribu," ujar salah seorang petugas tiket yang enggan disebutkan namanya.

Guring (38), petugas tiket PO Bus Gunung Harta mengatakan, untuk jurusan Jakarta-Surabaya, saat ini sudah mencapai Rp 350 ribu. Padahal, sepekan lalu masih normal Rp 280 ribu.

"Semua PO Bus di sini memang sudah menaikkan tarif secara bertahap. Di PO Bus Gunung Harta jurusan Surabaya, saat ini juga sudah naik. Bahkan tanggal 14-15 Juli nanti naik lagi hingga mencapai Rp 550 ribu," ujar Guring.

Kepala Terminal Bus Rawamangun, Jian Robert Simanjuntak mengatakan, saat ini memang belum ada ketentuan kenaikan tarif armada pengangkut pemudik. Namun, ia juga tak bisa mengambil tindakan terhadap PO Bus yang menaikkan tarif sepihak. Alasannya, yang menaikkan tarif itu adalah PO Bus Eksekutif. Terlebih khusus untuk bus eksekutif memang ada ketentuan tarif batas atas dan batas bawah.

"Itu bukan pelanggaran karena kan tidak ada ketentuan standarnya untuk bus eksekutif. Jadi tarif atas bawah untuk bus eksekutif itu memang ditentukan oleh PO Bus itu sendiri," ujar Jian Robert Simanjuntak.

BERITA TERKAIT
 Tidak Ada Ruang Tunggu, Pemudik Keleleran di Terminal Rawamangun

Calon Pemudik Tunggu Bus di Luar Terminal

Selasa, 07 Juli 2015 4854

Puncak Mudik di Stasiun Senen Diprediksi H-5

Puncak Mudik di Stasiun Senen Diprediksi H-5

Senin, 06 Juli 2015 5180

Jelang Lebaran, Bisnis Sewa Mobil Sepi Order

Jelang Lebaran, Bisnis Sewa Mobil Sepi Order

Senin, 06 Juli 2015 4702

terminal bus pasar minggu

Awasi Tarif Bus Mudik, Petugas Dishub Menyamar

Kamis, 17 Juli 2014 5337

Menhub Tinjau Arus Mudik di Terminal Pulogadung

Menhub Tinjau Arus Mudik di Terminal Pulogadung

Rabu, 23 Juli 2014 4714

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2866

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1258

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1051

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1192

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 585

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks