Festival Urban Farming di Balai Kota Disambangi 1.000 Lebih Pengunjung

Kamis, 15 Desember 2022 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 3187

Hari Kedua Festival Urban Farming, Sukses Diramaikan Pengunjung

(Foto: Anita Karyati)

Festival Urban Farming Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) di Lantai Dasar Blok G, Balai Kota DKI Jakarta yang berlangsung sejak Rabu (14/12) hingga Kamis (15/12), disambangi sekitar 1.000 pengunjung.

Akan menjadi agenda tahunan

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengungkapkan, pengunjung sangat antusias aneka produk dan informasi tentang pertanian, perikanan, peternakan, ketahanan pangan hingga kelautan yang dipamerkan pada 40 booth. Festival ini mengusung tema "Urban Farming untuk Ketahanan Pangan".

"Ini diluar prediksi saya, terbukti kami sudah mengeluarkan 238 bibit kemarin, dan hari ini lebih dari 300 bibit, artinya antusias warga sangat tinggi. Setiap harinya kurang lebih 500 pengunjung yang datang, data rinci segera kita update lagi," katanya, Kamis (15/12).

Ia menambahkan, 40 booth yang ditampilkan dalam festival ini telah dikurasi terlebih dahulu dan ditampilkan sangat menarik. Di antaranya, booth mikrogreen tanaman superfood, kemudian booth eat me yang memberikan sajian makanan sehat dan segar, lalu ada pupuk organik cair hasil dari peternakan kelinci dan masih banyak lainnya.

"Mudah-mudahan, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan. Setelah kegiatan ini kami akan langsung adakan evaluasi bersama para kolaborator dan penggiat untuk menilai hasil dari kegiatan ini," bebernya.

Fajar Wiryono, owner HSC Urban Farm Jakarta yang ikut pameran ini mengaku,setiap hari lebih dari 150 produknya yang berhasil terjual dalam pameran ini. Diharapkan kegiatan ini juga dapat diadakan di wilayah, mengingat binaan dari Dinas dan Suku Dinas KPKP sangat banyak.

"Kegiatan ini sangat penting, kita tidak hanya dibina saja, namun hasil binaan kami ikut dipamerkan. Dan suatu kebanggaan produksi kami dapat dilihat banyak orang," ujar Fajar.

Dia mengungkapkan, mikrogreen menjadi salah satu alternatif warga Jakarta yang ingin bercocok tanam dan mengonsumsi makanan sehat.

"Mikrogreen budi daya pertanian yang mudah, simpel serta modalnya pun kecil. Dalam waktu dua pekan, hasilnya sudah bisa dipanen," ungkap Fajar.

Salah pengunjung, Shidiq (32) yang juga penggiat urban farming di Pesantren Ekonomi Darul Ukhwah mengungkapkan, sengaja datang ke festival ini karena materi talkshow dan bazar-nya  sangat menarik.

"Banyak materi yang diberikan, kita juga diajarkan cara untuk menjaga ketahan pangan. Hasil kegiatan ini akan saya sharing ke teman-teman," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Pj Sekda Ingin Festival Urban Farming Jadi Agenda Tahunan

Pj Sekda Ingin Festival Urban Farming Jadi Agenda Tahunan

Rabu, 14 Desember 2022 2483

urban parming

Yuk, Kunjungi Festival Urban Farming di Balai Kota

Selasa, 13 Desember 2022 2542

Bimtek Urban Farming Tahun 2022 di 25 Ponpes

Bimtek Urban Farming Tahun 2022 Rampung Diadakan di 25 Ponpes

Kamis, 08 Desember 2022 2577

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 3589

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1054

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1391

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1323

Transjakarta halte balaikota doc

Ini Rute Bus Transjakarta ke Jakarta Fair Kemayoran

Jumat, 12 Juni 2026 1330

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks