Ahok Minta Sopir Transjakarta Digaji 3,5 Kali UMP

Senin, 01 Juni 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4798

Ahok Paksa Semua Operator Gaji Sopir Transjakarta 3,5 Kali UMP

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyayangkan aksi mogok kerja ratusan sopir bus Transjakarta di dua koridor yang dioperatori PT Jakarta Mega Trans (JMT). Agar pelayanan masyarakat tidak terganggu karena persoalan gaji, semua operator diminta membayar gaji sopir hingga 3,5 Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI. Saat ini untuk UMP DKI sendiri sudah mencapai Rp 2,7 juta.

Makanya sekarang kontrak yang baru atau kontrak yang lama? Kontrak yang baru sudah kita paksa 2,5 sampai 3,5 UMP

Basuki membenarkan jika masih ada dua koridor bus Transjakarta yang gajinya rendah. Hal itu disebabkan kontrak kerja dengan PT Transjakarta masih belum berakhir dan belum diperbarui kembali. Akibatnya nilai gaji yang dibayarkan tidak berubah meskipun UMP DKI telah meningkat. Ke depan, semua operator kontraknya akan diperbarui dengan nilai gaji sopir hingga 2,5 sampai 3,5 kali UMP DKI.

"Makanya sekarang kontrak yang baru atau kontrak yang lama? Kontrak yang baru sudah kita paksa 2,5 sampai 3,5 UMP. Ada kalau tidak salah, satu atau dua koridor yang masih terikat kontrak yang lama, busnya terlalu tua," kata Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (1/6).

Menurut Ahok, operasional bus Transjakarta selama 10 tahun ini ada kesalahan. Sebab, jumlah bus yang tersedia tidak sesuai dengan kebutuhan penumpang. Sehingga seringkali terjadi penumpukan penumpang di halte-halte. "Itu karena selama 10 tahun punya kesalahan, busnya tidak cukup, beli busnya yang jelek terus. Jadinya tidak mencapai target," ujarnya.

Dikatakan mantan Bupati Belitung Timur itu, bahwa PT Transjakarta tengah membeli bus dengan kualitas yang baik. Diperkirakan pada akhir Juni mendatang, puluhan bus tiba di ibu kota dan bisa digunakan.

"Mau nggak mau harus sabar, Juni kita mulai datang bus," ucapnya.

Seperti diketahui, ratusan sopir bus Transjakarta koridor 5 dan 7 dari operator PT Jakarta Mega Trans (JMT) menggelar aksi mogor kerja, Senin (1/6). Aksi mogok di pool PT JMT, Kampung Rambutan, Jakarta Timur, itu untuk menuntut kenaikan gaji dari Rp 2,6 juta per bulan menjadi Rp 3,8 juta per bulan.

BERITA TERKAIT
demo awak transjakarta

Tuntut Kenaikan Gaji, Sopir Transjakarta Mogok

Senin, 01 Juni 2015 7249

Ahok Setuju Kenaikan Tarif Angkutan Umum Rp 1.000

Sopir Angkot Akan Digaji Rp 5 Juta per Bulan

Kamis, 20 November 2014 18945

Dukung Jakarta Fair, Transjakarta Buka Rute Khusus

Transjakarta Buka Rute Monas-PRJ

Jumat, 29 Mei 2015 7099

       tahun Ini, Jalan&Jalur Transjakarta Akan Dibeton

Jalan Rusak dan Jalur Transjakarta Segera Dibeton

Jumat, 29 Mei 2015 5813

Besok, Lima Koridor Transjakarta Mengalami Perpendekan Rute

Besok, Rute Transjakarta Diperpendek

Sabtu, 30 Mei 2015 3182

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2953

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1341

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 517

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks