Food Station Perluas Kerja Sama dengan Petani di DIY

Kamis, 26 Mei 2022 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 3391

Food Station Perluas Kerja Sama dengan Petani di DIY

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) melakukan kerja sama budi daya padi dengan petani di Kabupaten Sleman melalui PT Indoraya Mitra Persada (IMP) 168 dan para mitra tani Kapanewon Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Alhamdulillah, MoU sudah kita realisasikan

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Direktur Utama PT FSTJ, Pamrihadi Wiraryo dan Direktur Utama PT IMP 168, Atik Candra di Kampung Mina Padi Samberembe, Dusun Samberembe, Desa Candibangun.

Direktur Utama PT FSTJ, Pamrihadi Wiraryo mengatakan, kerja sama budi daya ini dilakukan di lahan seluas 113 hektare. Dari luas lahan, dia mengestimasi hasil panen bisa mencapai 678 ton untuk satu musim tanam dengan varietas bulir panjang seperti Ciherang, IR 64, mekongga dan varietas bulir panjang lainnya.

"Alhamdulillah, MoU sudah kita realisasikan, Rabu, 25 Mei 2022, kemarin. Semoga ini akan memberikan kebaikan untuk semua, khususnya petani di Yogyakarta akan bisa semakin sejahtera," ujarnya, Kamis (26/5).

Pamrihadi menjelaskan, dalam kerja sama budi daya ini, PT FSTJ membantu pembiayaan mulai dari benih, pupuk, pestisida dan sarana produksi lainnya. Kemudian, PT IMP 168 sebagai farm manajemen dan petani menyediakan lahannya untuk digarap. 

"Kehadiran Food Station juga berperan dalam membantu petani dalam penyerapan hasil panen dan kepastian harga ketika panen raya," katanya.

Dilanjutkan Pamrihadi, penanaman bersama dimulai dari budi daya mina padi di lahan seluas 3 hektare. Budi daya mina padi ini menjadi terobosan dalam kegiatan pertanian karena dengan menggunakan lahan yang sama, bisa memperoleh panen dia komoditas yaitu padi dan ikan nila.

"Budi daya mina padi juga dapat mengurangi biaya operasional penyiangan, sehingga pendapatan yang diterima oleh petani akan lebih banyak," ungkapnya.

Ia menambahkan, kerja sama budi daya ini juga menggunakan pupuk organik cair hayati Extragen yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hingga sekitar 20 persen. 

"Penggunaan pupuk tersebut juga sangat ramah lingkungan," tuturnya.

Menurut Pamrihadi, kerja sama dengan PT IMP 168 ini dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan melalui kolaborasi kerja sama antara daerah penghasil pangan dan daerah yang konsumsi pangannya besar seperti DKI Jakarta. 

"Kami berkomitmen melalui skema kerja sama ini pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani yang terlibat. Hal ini sesuai dengan arahan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
FSTJ Bidik Pasar Beras Kawasan Timur Tengah

PT FSTJ Bidik Pasar Beras Kawasan Timur Tengah

Jumat, 20 Mei 2022 3058

Adi Kurnia: Ekspor Beras Food Station Jadi Terobosan Bagus

Adi Kurnia: Ekspor Beras Food Station Jadi Terobosan Bagus

Senin, 23 Mei 2022 2030

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2317

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2295

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1694

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 968

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks