Pengembangan Urban Farming Jadi Bagian Solusi Cegah Stunting di Jaksel

Selasa, 29 Maret 2022 Reporter: Folmer Editor: Toni Riyanto 4061

Pemkot Jaksel Serius Tekan Kasus Stunting

(Foto: Folmer)

Pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) menjadi bagian dari upaya untuk mencegah stunting di Jakarta Selatan.

Pemenuhan gizi keluarga bisa didapat dari kebun kita

Hasil pertanian perkotaan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga melalui konsumsi sayur-mayur yang ditanam sendiri.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP PKK) DKI Jakarta, Fery Farhati mengapresiasi kegiatan program kelas berkebun yang diikuti oleh pengurus TP PKK Jakarta Selatan, bahkan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya. 

"Berawal dari situasi pandemi, kita tidak tahu harus berkegiatan karena berada di rumah dan diubah ke online. Tapi, dampaknya saat ini ibu-ibu berkebun di rumah masing-masing," ujarnya, saat menghadiri kegiatan Gerakan Bersama Bagimu Menuju Jakarta Bebas Stunting, Kelas Berkebun dan Gerakan Tanam Sejuta Pohon di Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (29/3).

Ia menuturkan, peningkatan panen program ketahanan pangan meningkat pesat disebabkan keterlibatan aktif kader PKK DKI Jakarta melalui kelas berkebun yang hasilnya telah dirasakan oleh warga. 

"Hasil panen kelas berkebun sangat berguna menekan angka stunting. Pemenuhan gizi keluarga bisa didapat dari kebun kita," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin menjelaskan, Jakarta Selatan memiliki 10 lokasi fokus guna menekan angka stunting.

"Kita fokus di Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Lama Selatan, Petukangan Utara, Pondok Labu, Bangka, Kebon Baru, Pengadegan, Pasar Minggu, Lenteng Agung dan Kelurahan Karet Semanggi," bebernya.

Munjirin menjelaskan, hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi protein berpengaruh terhadap penambahan tinggi dan berat badan anak. Alhasil, salah satu solusi untuk pemberian protein nabati melalui sayur yang ditanam di setiap rumah warga. 

"Untuk itu, upaya pencegahan stunting melalui peningkatan peningkatan ketahanan pangan serta perbaikan gizi balita dilakukan melalui inovasi kebun gizi. Bercocok tanam sayuran tidak menurunkan lahan luas, cukup di pekarangan rumah warga," paparnya. 

Ia menambahkan, TP PKK Jakarta Selatan memiliki program kelas berkebun untuk pembelajaran bercocok tanam sayuran, tanaman obat dan buah buahan. 

"Total 30 kelompok TP PKK tersebar di 10 kecamatan se-Jakarta Selatan telah menerapkan ilmu bercocok tanam sayur, tanaman obat dan buah buahan," tandasnya.

 

BERITA TERKAIT
Dinas KPKP Bina 27 Kelompok Pekarangan Pangan Lestari Tahun 2021

Dinas KPKP Bina 27 Kelompok Pekarangan Pangan Lestari di Jakarta

Selasa, 22 Maret 2022 3408

Sudin Kesehatan Jaksel Gelar Puncak Hari Gizi Nasional

Pemkot Jaksel Gelar Puncak Hari Gizi Nasional

Rabu, 16 Februari 2022 1752

Tingkatkan Gizi dan Cegah Stunting di Ibu Kota, Anies Luncurkan Beras Fortifikasi FS Nutri Rice

Tingkatkan Gizi dan Cegah Stunting di Ibu Kota, Anies Luncurkan Beras Fortifikasi FS Nutri Rice

Selasa, 25 Januari 2022 2040

Periode 2021, Sebanyak 26.600 Pohon Di Toping di Jaksel

TP PKK Pasar Rebo Salurkan Bantuan Susu untuk 40 Balita

Selasa, 21 Desember 2021 3676

 PKK Kelurahan GSU Panen Enam Kg Kangkung di RPTRA Sahara

PKK Gunung Sahari Utara Panen Kangkung di RPTRA Sahara

Kamis, 03 Februari 2022 3045

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 875

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 791

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1154

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 595

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1095

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks