Tidak Ada Pengalihan Arus Lalin Saat KTT Asia-Afrika

Kamis, 09 April 2015 Reporter: Andry Editor: Dunih 5394

Mobil Derek Dishub

(Foto: doc)

Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika ke-60 yang akan dilangsungkan di Bandung dan Jakarta pada 19-23 April 2015 mendatang, dipastikan tidak akan mengganggu kelancaran lalu lintas (lalin). Karena itu, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI pun tidak melakukan rekayasa lalin di beberapa titik jalan yang dilalui delegasi KTT Asia-Afrika.

Di rakor ‎disampaikan kegiatan car free day tetap berlangsung‎ seperti biasa. Waktunya pun tidak diperpendek

‎‎"‎Jadi pengaturan lalu lintas di lapangan saja, tidak ada rekayasa lalu lintas. Artinya dalam hal ini, tidak ada jal‎an yang ditutup dan dialihkan," kata Masdes Arrofi, Kepala Bidang Rekayasa Lalu Lintas Dishubtrans DKI, Kamis (9/4).

‎Masdes menambahkan, pelaksanaan acara KTT Asia-Afrika yang dimulai pada Minggu (19/4) nanti juga dipastikan tidak akan mengganggu kegiatan car free day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

‎"Di rakor ‎disampaikan kegiatan car free day tetap berlangsung‎ seperti biasa. Waktunya pun tidak diperpendek," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops) Dishubtrans DKI Jakarta, Henrico ‎Tampubolon menyampaikan, sepanjang pelaksanaan acara KTT Asia-Afrika, pihaknya akan mengerahkan sedikitnya 200 personel di lapangan. Personel akan ditugaskan membantu petugas kepolisian Polda Metro Jaya mengatur lalu lintas di titik-titik perjalanan 109 delegasi dan para kepala negara.

"Kita nanti berjaga di ring 3, bantu pengaturan lalu lintas dan menyiapkan anggota di titik perjalanan sama dengan lokasi. ‎Mulai dari bandara sampai ke Jakarta Convention Center (JCC) ke penginapan, lalu ke Istana Negera," bebernya.

Hencrio juga mengungkapkan, ‎selain mengatur lalu lintas di jalan, pihaknya juga akan menerjunkan 13 unit mobil derek di titik perjalanan para peserta KTT Asia-Afrika. Mobil derek tersebut disiapkan untuk menjaring kendaraan yang kedapatan parkir liar dan membantu kendaraan rombongan apabila sewaktu-waktu mogok di perjalanan.

‎"Mobil derek kita tempatkan buat parkir liar atau hambatan lain di lapangan. Itu buat antisipasi saja apabila ada kendaraan rombongan atau kendaraan lain mogok di jalan," tukasnya.

BERITA TERKAIT
DKI Siap Jadi Tuan Rumah KTT Asia Afrika

DKI Siap Jadi Tuan Rumah KTT Asia Afrika

Kamis, 02 April 2015 6225

KTT Asia-Afrika, DKI Jamin Jalan Sudirman-Thamrin Mulus

DKI Berbenah Sambut KTT Asia-Afrika

Selasa, 24 Maret 2015 6473

Delegasi Parlemen Uni Eropa Bertemu Basuki

Delegasi Parlemen Uni Eropa Bertemu Basuki

Rabu, 18 Maret 2015 3380

Menerima Kunjungan Dirjen Kementerian Perdagangan Amerika Serikat Dengan Pendampim Dubes AS

Ahok Bahas Kerjasama dengan Utusan AS

Rabu, 12 November 2014 5514

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 798

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1159

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks