Tidak Ada Pengalihan Arus Lalin Saat KTT Asia-Afrika

Kamis, 09 April 2015 Reporter: Andry Editor: Dunih 5613

Mobil Derek Dishub

(Foto: doc)

Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika ke-60 yang akan dilangsungkan di Bandung dan Jakarta pada 19-23 April 2015 mendatang, dipastikan tidak akan mengganggu kelancaran lalu lintas (lalin). Karena itu, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI pun tidak melakukan rekayasa lalin di beberapa titik jalan yang dilalui delegasi KTT Asia-Afrika.

Di rakor ‎disampaikan kegiatan car free day tetap berlangsung‎ seperti biasa. Waktunya pun tidak diperpendek

‎‎"‎Jadi pengaturan lalu lintas di lapangan saja, tidak ada rekayasa lalu lintas. Artinya dalam hal ini, tidak ada jal‎an yang ditutup dan dialihkan," kata Masdes Arrofi, Kepala Bidang Rekayasa Lalu Lintas Dishubtrans DKI, Kamis (9/4).

‎Masdes menambahkan, pelaksanaan acara KTT Asia-Afrika yang dimulai pada Minggu (19/4) nanti juga dipastikan tidak akan mengganggu kegiatan car free day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

‎"Di rakor ‎disampaikan kegiatan car free day tetap berlangsung‎ seperti biasa. Waktunya pun tidak diperpendek," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops) Dishubtrans DKI Jakarta, Henrico ‎Tampubolon menyampaikan, sepanjang pelaksanaan acara KTT Asia-Afrika, pihaknya akan mengerahkan sedikitnya 200 personel di lapangan. Personel akan ditugaskan membantu petugas kepolisian Polda Metro Jaya mengatur lalu lintas di titik-titik perjalanan 109 delegasi dan para kepala negara.

"Kita nanti berjaga di ring 3, bantu pengaturan lalu lintas dan menyiapkan anggota di titik perjalanan sama dengan lokasi. ‎Mulai dari bandara sampai ke Jakarta Convention Center (JCC) ke penginapan, lalu ke Istana Negera," bebernya.

Hencrio juga mengungkapkan, ‎selain mengatur lalu lintas di jalan, pihaknya juga akan menerjunkan 13 unit mobil derek di titik perjalanan para peserta KTT Asia-Afrika. Mobil derek tersebut disiapkan untuk menjaring kendaraan yang kedapatan parkir liar dan membantu kendaraan rombongan apabila sewaktu-waktu mogok di perjalanan.

‎"Mobil derek kita tempatkan buat parkir liar atau hambatan lain di lapangan. Itu buat antisipasi saja apabila ada kendaraan rombongan atau kendaraan lain mogok di jalan," tukasnya.

BERITA TERKAIT
DKI Siap Jadi Tuan Rumah KTT Asia Afrika

DKI Siap Jadi Tuan Rumah KTT Asia Afrika

Kamis, 02 April 2015 6458

KTT Asia-Afrika, DKI Jamin Jalan Sudirman-Thamrin Mulus

DKI Berbenah Sambut KTT Asia-Afrika

Selasa, 24 Maret 2015 6689

Delegasi Parlemen Uni Eropa Bertemu Basuki

Delegasi Parlemen Uni Eropa Bertemu Basuki

Rabu, 18 Maret 2015 3577

Menerima Kunjungan Dirjen Kementerian Perdagangan Amerika Serikat Dengan Pendampim Dubes AS

Ahok Bahas Kerjasama dengan Utusan AS

Rabu, 12 November 2014 5781

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7116

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4805

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1908

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2476

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks