BPSDM DKI dan University of Maryland Adakan Workshop and Training Public Policy for Business 

Senin, 08 November 2021 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Erikyanri Maulana 2813

BPSDM DKI dan University of Maryland Adakan Workshop and Training Public Policy for Business 2

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan University of Maryland (UMD) menyelenggarakan workshop and training public policy for business secara daring pada 8 - 12 November 2021. Kegiatan itu secara resmi dibuka oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Anda semua berkolaborasi, merumuskan workshop, program pelatihan, saya yakin akan bermanfaat bagi kita semua

"Kita perlu menggali pelajaran dan pembelajaran. Apa yang perlu kita ambil agar bisa keluar dari pandemi ini, pelajaran yang bermanfaat bagi kami di pemerintahan dan juga masyarakat yang menerima kebijakan publik," kata Gubernur Anies, seperti dikutip dari Siaran Pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Senin (8/11).

Maka dari itu, kolaborasi BPSDM Provinsi DKI Jakarta dan University of Maryland, didukung oleh seluruh unit kerja terkait di Jakarta, sangat tepat.

"Anda semua berkolaborasi, merumuskan workshop, program pelatihan, saya yakin akan bermanfaat bagi kita semua," sambungnya.

Gubernur Anies mengatakan, pembelajaran melalui kegiatan seperti itu sangat penting dalam situasi sekarang di mana interaksi dibatasi, banyak aktivitas yang terhenti, ekonomi melambat bukan karena salah perhitungan dalam bisnis. Ada pembatasan pada bidang pendidikan, layanan sosial. Semua bukan karena pemerintah kehabisan kekuatan fiskal, melainkan tekanan virus.

Ia menggambarkan, di Jakarta, rumah dibangun untuk menampung keluarga, hidup sebagai satu kesatuan, tapi tidak dirancang untuk menjadi ruang bekerja. Lalu diputuskan untuk bekerja dari rumah, tiba-tiba rumah dipakai untuk bekerja sedangkan ruang terbatas, anak-anak belajar dari rumah, orang tua bekerja dari rumah, tiba-tiba menjadi kompleks.

Workshop tersebut menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Wakil Pemimpin Redaksi TechTank, Darrell M. West yang memberikan materi mengenai kemitraan masyarakat dan swasta serta studi kasus dalam kebijakan publik. Di antara yang sangat diperlukan pada situasi sekarang menurutnya adalah keterampilan data, keterampilan komunikasi, dan keterampilan desain.

Selain itu ia menyampaikan beberapa contoh inovasi. Misalnya HealthMap, pengembangan teknologi di Harvard Medical School yang dapat melacak dan memprediksi penyebaran penyakit menular di seluruh dunia dan saat ini digunakan untuk memantau kasus virus corona.

Kemudian, UNICEF Innovation menciptakan alat yang menggabungkan citra satelit dan teknik pembelajaran mendalam untuk memetakan sekolah, kesenjangan identitas, membantu pemerintahan mengoptimalkan sistem pendidikan, dan beberapa lainnya.

BERITA TERKAIT
Terapkan PPKM Level 1, Pemprov DKI Lakukan Uji Coba Pembukaan Karaoke

Terapkan PPKM Level 1, Pemprov DKI Lakukan Uji Coba Pembukaan Karaoke 

Sabtu, 06 November 2021 3788

Capaian Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua di Jakarta Utara Telah Mencapai 98,44 Persen

Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua di Jakarta Utara Tembus 98,44 Persen

Jumat, 05 November 2021 3050

covid update 07NOV2021

Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 7 November 2021

Minggu, 07 November 2021 2627

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 6227

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1793

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1583

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 617

Gebyar seni budaya setubabakan nur

Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

Sabtu, 20 Juni 2026 471

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks