Petugas Gabungan Evakuasi Batu Bersejarah di Jl TB Simatupang

Kamis, 28 Oktober 2021 14:27 Reporter : Nurito Editor : Budhy Tristanto 1849

(Foto: Nurito - Beritajakarta.id)

Sebuah batu bersejarah yang diduga sebagai alat penggilingan tebu pada tahun 1700-an, dievakuasi petugas gabungan dari Jl TB Simatupang, RT 07/01 Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (28/10).

Diduga sebagai alat penggilingan tebu pada tahun 1 700-an

Kasi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Budi Cahyo mengatakan, proses pengangkatan batu ini melibatkan petugas dari unsur TNI/Polri, Arkeolog, Sudin Perhubungan, Bina Marga, Gulkarmat, Dinas Kebudayaan dan unsur terkait lainnya.  

Diungkapkan Budi, dalam proses evakuasi batu berdiameter 80 sentimeter dan tinggi satu meter ini pihaknya mengerahkan delapan petugas untuk membongkar beton cor trotoar tempat ditemukannya batu bersejarah itu dengan menggunakan breaker. 

Selanjutnya, dilakukan penggalian secara manual dengan menggunakan linggis dan cangkul secara perlahan-lahan. Setelah berhasil digali, batu seberat 300 kilogram itu diangkat menggunakan crane milik Sudin Gulkarmat Jakarta Timur untuk dibawa ke Cagar Budaya Condet.

"Pengangkatan batu dilakukan sangat hati-hati agar tidak tergores," kata Budi.

Menurut Budi, keberadaan batu ini sudah diketahui saat perbaikan trotoar di jalan tersebut pada 2018 lalu. Bagian atas batu muncul ke permukaan. Karena tidak mengetahui batu ini mempunyai nilai sejarah, akan oleh petugas saat itu didiamkan saja.  

"Setelah ramai dan diketahui kalau benda tersebut batu bersejarah, maka langsung diamankan," tuturnya.

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menambahkan, pihaknya mengerahkan satu unit mobil crane dan unit rescue berikut dengan 10 personelnya untuk mengangkat dan membawa batu ini ke Cagar Budaya Condet.

"Kita hanya membantu evakuasi. Untuk selanjutnya ditangani dinas terkait," tandas Gatot.