Kegiatan Mencanting Batik ASN, PKK dan Masyarakat Jaktim Masuk Rekor MURI

Selasa, 12 Oktober 2021 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 2565

Mencanting Batik ASN, PKK dan Masyarakat Jaktim Masuk Rekor MURI

(Foto: Nurito)

Kegiatan mencanting batik yang diikuti kader TP PKK, perwakikan ASN dari sejumlah suku dinas dan perwakilan masyarakat Jakarta Timur, Selasa (12/10), masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

Membangkitkan kecintaan terhadap budaya Indonesia

Kegiatan hasil kolaborasi Boutik Batik Rolupat Rawamangun dengan TP PKK Jaktim ini digelar secara virtual dan diikuti sekitar 1.034 peserta yang tersebar di 85 lokasi berbeda. Piagam penghargaan dengan catatan rekor peserta terbanyak diberikan secara simbolis oleh Yusuf Ngadri, Senior Manager MURI kepada Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar dan Ketua TP PKK Kota Jakarta Timur, Diah Anwar.

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, mencanting batik secara virtual ini dilaksanakan serentak di halaman kantor wali kota, kantor kecamatan, kelurahan, aula kantor suku dinas, RPTRA, sekolah dan Agro Wisata Cilangkap.

Tema kegiatan ini adalah “Mari Kita Menjaga Kelestarian Budaya Batik dan Menjadikan Batik sebagai Tuan Rumah di Negeri Kita Sendiri, Indonesia Tercinta khususnya di Jakarta Timur".

"Kegiatan ini bertujuan membangkitkan kecintaan terhadap budaya Indonesia yaitu batik. Ini  sekaligus untuk mengangkat potensi-potensi yang ada di wilayah Jakarta Timur," kata Anwar.

Anwar mengungkapkan, pada kegiatan ini para peserta membuat batik tulis dengan motif Kanal Banjir Timur. Proses pembuatan batik tulis membutuhkan ketelatenan, karena dikerjakan dengan tangan dan langsung melukiskan corak atau motif di selembar kain.

"Alhamdulillah hari ini dapat rekor MURI. Namun yang ditekankan di sini bukan sekadar rekor MURI nya tapi budaya kita bisa dilestarikan di Jakarta Timur dengan cara membatik," tukas Anwar.

Anwar berharap, Boutik Batik Rolupat terus melakukan pelatihan cara mencanting untuk memberdayakan warga Jakarta Timur, sekaligus melestarikan budaya Indonesia. Nantinya pihaknya  akan mengevaluasi setiap bulan untuk mengetahui sejauh mana hasilnya.

"Kami juga akan membiasakan warga untuk membatik, hingga akhirnya Jakarta Timur bisa menjadi kota batik," tuturnya.

Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri menilai, kegiatan ini mendapatkan penghargaan karena jumlah pesertanya banyak dari unsur ASN, TP PKK dan masyarakat. Tentunya kegiatan ini dapat menumbuhkan minat generasi muda untuk mengenal batik sebagai warisan budaya dan merangsang mereka untuk bisa berkreasi.

"Kegiatan ini juga memantik semua orang Indonesia untuk mencintai batik sebagai warisan budaya yang diakui dunia melalui UNESCO," papar Yusuf.

Sementara, Ketua TP PKK Kota Jakarta Timur, Diah Anwar menambahkan, pihaknya akan terus berupaya melestarikan program mencanting batik ini kepada seluruh kader dan masyarakat.

"Semoga Jakarta Timur bisa menjadi kota batik di Ibu Kota," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Gelar Pameran Batik di Museum Tekstil

Yuk Datang ke Pameran Batik di Museum Tekstil Mulai 2-30 Oktober

Sabtu, 02 Oktober 2021 3702

 30 Penyandang Disabilitas Dilatih Membatik

30 Penyandang Disabilitas di Matraman Dilatih Membatik

Selasa, 24 Agustus 2021 2127

BERITA POPULER
Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Rabu, 08 April 2026 3195

IMG 20260413 WA0103

KPKP Jakbar Pantau Hewan Liar di Permukiman Warga Jelambar

Senin, 13 April 2026 1081

IMG 20260412 WA0047

Wagub Rano Tekankan Nilai Persaudaraan dalam Perayaan Nyepi

Minggu, 12 April 2026 1330

IMG 20260413 WA0088

Warga RW 05 Rawa Terate Gencarkan Penanaman Pohon Produktif

Senin, 13 April 2026 917

Rano pasaman 2 ist

Rano Buka Peluang Kerja Sama Wisata Budaya DKI-Pasaman

Selasa, 14 April 2026 650

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks