30 Penyandang Disabilitas di Matraman Dilatih Membatik

Selasa, 24 Agustus 2021 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 2078

 30 Penyandang Disabilitas Dilatih Membatik

(Foto: Nurito)

Sebanyak 30 penyandang disabilitas dilatih membatik di aula gedung Balai Pustaka, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (24/8).

Kita lihat potensi disabilitas juga sangat luar biasa

Plt Camat Matraman, Mujiono mengatakan, kegiatan yang berlangsung hingga Rabu (25/8) besok ini, hasil kerja sama Kecamatan Matraman dengan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), Balai Pustaka, Kantor Berita Antara dan Koperasi Batik Betawi.

Dalam kegiatan ini, para peserta diajarkan cara membatik dengan canting. Mereka membuat beberapa gambar seperti maskot PDSI berupa pengeboran minyak dan rig bor, ondel-ondel, Monas dan sebagainya. Sebelum membatik mereka diswab antigen oleh petugas dari PT Farmaleb.

"Seluruh peserta merupakan warga dan pelajar Kecamatan Matraman yang memiliki kebutuhan khusus. Rencananya kegiatan berlangsung hingga Rabu besok. Namun jika memungkinkan akan diteruskan selama 24 hari," tutur Mujiono.

Dia berharap, kegiatan bisa berlangsung 24 hari agar hasilnya lebih maksimal dan kualitas hasil batiknya memiliki nilai jual tinggi.

Communication and Relation Manager PT PDSI, Dhaneswari Retnowardani menjelaskan, pelatihan membatik ini merupakan program CSR PT PDSI yang sudah dijadwalkan sejak awal 2021. Pihaknya ingin program ini tersistematis dan berkelanjutan. Sehingga para penyandang disabilitas memiliki kualitas yang sangat baik dalam membatik dan hasilnya bisa dipasarkan ke publik.

"Karena kita lihat potensi disabilitas juga sangat luar biasa. Kegiatan pelatihan ini untuk menggali bakat mereka. Sehingga mereka akan menjadi manusia mandiri dan dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat," kata Danes.

Menurutnya, setelah mengikuti pelatihan pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap peserta. Sehingga nantinya produk  yang akan dihasilkan mereka memiliki kualitas yang baik.

Jika hasil produk membatik peserta memiliki kualitas yang sangat baik, lanjut Danes, pihaknya juga akan kembangkan melalui network yang dimiliki untuk membantu pemasarannya.

"Pelatihan ini akan terus berjalan dan dimonitor, dievaluasi, hingga akhirnya para penyandang disabilitas bisa mandiri," lanjut Danea.

Disebutkan Danes, sedianya pelatihan hanya akan diikuti 20 orang. Namun karena animo masyarakat sangat tinggi maka pihaknya menambah kuota peserta hingga 30 orang.

"Untuk menggali budaya Betawi, maka materi yang diajarkan khusus batik Betawi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 20 Satgas SDA Perbaiki Turap Kali Utan Kayu

20 Satgas SDA Perbaiki Turap Kali Utan Kayu

Kamis, 19 Agustus 2021 1748

BKOW DKI Bagikan Bansos ke Warga di Matraman

BKOW DKI Bagikan Bansos ke Warga di Matraman

Kamis, 19 Agustus 2021 2214

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2260

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2132

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1669

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 865

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1332

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks